Merangkul Tren Belanja Baju Lebaran 2026, Blibli Gandeng 20 Brand Lokal

Blibli melihat perubahan pola belanja masyarakat yang semakin terencana dan berbasis kualitas sebagai tren belanja baju Lebaran 2026.

oleh Dea SifaDiterbitkan 16 Februari 2026, 09:20 WIB
Deretan model memperagakan koleksi modest fashion dalam Trunk Show Gaya Raya yang digelar Blibli di Jakarta, seiring meningkatnya tren belanja baju Lebaran 2026 dan kolaborasi dengan 20 brand lokal ternama. (Liputan6.com/Dea Sifa)

Liputan6.com, Jakarta - Tren belanja baju Lebaran 2026 menunjukkan perubahan dari tahun sebelumnya. Ramadan memang merupakan periode krusial bagi industri modest fashion karena adanya lonjakan kebutuhan pakaian untuk ibadah hingga koleksi Raya.

Blibli melihat perubahan pola belanja masyarakat yang semakin terencana dan berbasis kualitas. Konsumen tidak hanya mencari produk baru, tapi juga mempertimbangkan kenyamanan, desain, serta reputasi brand sebelum membeli.

Merangkul itu, mereka menghadirkan program "Gaya Raya" yang menggandeng 20 brand lokal. Heaven Lights milik Jihan Malik jadi salah satu jenama fesyen yang terlibat.

Saat jumpa pers di Jakarta, 5 Februari 2026, Jihan meyebut, ini merupakan kolaborasi kelima pihaknya bersama Blibli, baik untuk koleksi Raya maupun koleksi harian. Selama trunk show, Heaven Lights menampilkan koleksi long dress yang terinspirasi gaya Timur Tengah.

Rangkaiannya menggunakan detail lace dan tambahan payet untuk memperkuat kesan elegan dan mewah. Harga busananya dibanderol mulai dari Rp 715 ribu hingga Rp 1,4 juta.

Di kesempatan yang sama, Executive VP Consumer Goods Blibli, Krisantia Nugraha, mengatakan bahwa pihaknya tidak hanya berfokus pada peningkatan transaksi, tapi juga kualitas layanan, kecepatan pengiriman, serta kurasi brand yang terpercaya.

Mengamini itu, Jihan berkata, "Tanpa sistem yang kuat, penjualan dalam jumlah besar sangat berisiko. Kami melihat Blibli sebagai partner yang saling menguntungkan. Ia menambahkan bahwa dukungan logistik dan sistem terintegrasi menjadi alasan utama mereka memilih Blibli sebagai partner peluncuran koleksi eksklusif.

 

Menjaga Kualitas dan Layanan

Executive VP Consumer Goods Blibli memaparkan peningkatan tren belanja baju Lebaran 2026 dalam acara “Berniat Ramadan Bareng Blibli” di Jakarta, sekaligus memperkenalkan kampanye Gaya Raya yang menggandeng 20 brand lokal. (Liputan6.com/Dea Sifa)

Blibli mengaku memastikan seluruh brand yang berjualan di platform mereka merupakan Official Store. Perusahaan menerapkan sistem kurasi dan pengawasan kualitas untuk menjaga kepercayaan konsumen.

Strategi ini menjadi bagian dari komitmen pihaknya dalam mendukung pertumbuhan industri fesyen lokal secara berkelanjutan. Krisantia menjelaskan, Blibli fokus pada penguatan omnichannel dalam beberapa tahun terakhir.

Jika terjadi lonjakan pesanan, perusahaan menambah sumber daya manusia di bagian operasional untuk memastikan proses pengiriman tetap cepat dan tepat waktu. Ia mengambil contoh kasus pada Ramadan tahun lalu, saat brand lokal Javina mencatat penjualan 500 produk dalam satu jam.

Capaian tersebut menunjukkan potensi pasar yang besar, sekaligus pentingnya kesiapan sistem dan layanan.

Ramadan Fashion Insight dan Tren Belanja 2026

Sejumlah perwakilan brand lokal berpose di depan instalasi Gaya Raya dalam rangkaian Media Briefing Blibli di Jakarta. Kampanye ini menjadi respons atas meningkatnya tren belanja baju Lebaran 2026, dengan menghadirkan kurasi modest fashion dari 20 brand lokal melalui konsep kolaboratif dan inspiratif. (Liputan6.com/Dea Sifa)

Di sesi Ramadan Fashion Insight, Krisantia memaparkan data pertumbuhan sejumlah kategori produk. Blibli mencatat penjualan hijab menjadi salah satu yang tertinggi pada Ramadan 2025. Jika dirangkai, panjang hijab yang terjual mencapai sekitar 19 kilometer. 

Selain hijab, Blibli mencatat atasan muslim wanita meningkat 2,4 kali lipat. Pakaian muslim pria naik 2,5 kali lipat, sementara pakaian muslim anak meningkat hingga 3 kali lipat.

Namun, tren paling menonjol terjadi pada kategori sport dan lifestyle. Penjualan pakaian olahraga tercatat meningkat hingga empat kali lebih tinggi dibanding baju Lebaran.

"Kami melihat kebutuhan konsumen tidak hanya untuk tampil saat Hari Raya, tapi juga menjaga gaya hidup sehat selama Ramadan," ujar Krisantia. Data tersebut menunjukkan perubahan perilaku belanja masyarakat yang semakin beragam dan dinamis.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya