Geger Pria di Bandar Lampung Ditemukan Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik dan Lakban

Warga Kecamatan Labuhan Ratu digegerkan temuan jasad seorang pria, yang tewas dengan kondisi kepala terbungkus plastik dan lakban di kontrakannya.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 07 Februari 2026, 22:33 WIB
Warga Kecamatan Labuhan Ratu digegerkan temuan jasad seorang pria, yang tewas dengan kondisi kepala terbungkus plastik dan lakban di kontrakannya. (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Warga Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam kamar kontrakan, Sabtu (7/2/2026) siang. Korban ditemukan tewas dengan kondisi bagian kepala terbungkus plastik dan lakban.

Penemuan itu bermula saat pemilik kontrakan bersama rekan korban curiga karena pria yang belum diketahui identitasnya tersebut tidak terlihat keluar kamar selama lima hari. Karena khawatir, mereka kemudian mendobrak pintu kamar.

Saat pintu terbuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa terbaring di atas kasur. Warga yang pertama kali masuk ke kamar mengaku sudah mencium bau tidak sedap dari dalam ruangan.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, korban tampak mengenakan kaos hitam dan celana pendek biru. Bagian kepala korban terlihat terbungkus plastik putih, dengan lakban cokelat berada di bagian atasnya.

 

Polisi Periksa CCTV

Pihak kepolisian dari Polsek Kedaton bersama Satreskrim Polresta Bandar Lampung telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto membenarkan adanya penemuan jasad tersebut.

"Iya benar, kami menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat di dalam kamar kontrakan," kata Gigih.

Ia menambahkan, saat ini tim Satreskrim masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

"Tim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan awal masih kami dalami. Saat ini kami memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan rekaman CCTV," jelasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya