Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramatjati, Jakarta Timur (Jaktim) pada Senin malam 2 Februari 2026.
Sebuah taksi listrik asal Vietnam atau dikenal Green SM menghantam sepeda motor, dan sebuah minibus. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Advertisement
Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta menerangkan, mulanya taksi yang dikemudikan R melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Dewi Sartika pada pukul 20.00 WIB. Saat melintas di depan PGC, kendaraan memgalami kecelakaan lalu lintas.
"Kendaraan berbenturan degan sepeda motor Yamaha Mio dan sebuah minibus BYD yang berada di lajur dan arah yang sama," ujar Darwis dalam keterangan tertulis, Selasa (3/2/2026).
Akibat kejadian itu, pengemudi taksi dan pengendara motor mengalami luka ringan. Keduanya langsung dilarikan ke RS Bhayangkara TK I Pusdokes Polri Jakarta Timur untuk mendapat perawatan medis.
Dari pemeriksaan awal, pengemudi taksi diduga mengalami epilepsi saat mengemudi sehingga kendaraan hilang kendali. Terkait kejadian ini, Unit Laka Lantas Satlantas Polres Metro Jakarta Timur sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.
Namun, kasus kecelakaan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.
"Untuk seluruh pihak yang terlibat diselesaikan secara kekeluargaan," tandas Darwis.
Kecelakaan Maut di Jalur Jakarta-Bogor, Penumpang Jatuh Saat Motor Salip Angkot lalu Terlindas Bus
Sebelumnya, penumpang motor dengan pelat nomor F 6280 FIT tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Cilodong, Depok. Korban terlindas bus usai jatuh dari motor yang ditumpangi.
Kejadian tersebut sempat menyebabkan kemacetan saat Satlantas Polres Metro Depok berusaha mengevakuasi korban.
"Korbannya penumpang motor meninggal di tempat karena tertabrak bus," ujar Kanit Laka Lantas Polres Metro Depok, Iptu Pujiono, Senin 2 Februari 2026.
Peristiwa itu bermula saat mobil angkot dengan pelat nomor B 1081 UL mengalami gangguan mesin. Pengemudi angkot menghentikan kendaraannya di sisi kiri jalan atau dari arah Bogor menuju Jakarta.
"Karena mengalami kendala teknis, pengemudi angkot meletakkan jok sopir di sisi kanan mobil dekat roda depan kanan,” ujar Pujiono.
Tidak lama berselang, terdapat sebuah bus dengan pelat nomor B 7375 VGA dari arah Bogor menuju Jakarta. Seiringan dengan bus, terdapat sepeda motor dengan pelat nomor F 6280 FIT yang ditumpangi korban.
"Setibanya di dekat mobil angkot yang mengalami kendala, pengemudi motor bersama korban berusaha mendahului angkot yang mogok,” terang Pujiono.
Polisi Olah TKP, Cek CCTV
Namun, dari arah yang bersamaan, terdapat mobil bus melintas di jalur yang sama.
"Saat pengemudinya berusaha mendahului mobil angkot, kaki kiri korban membentur jok sopir yang diletakkan di sisi kanan mobil angkot," ucap Pujiono.
Seketika korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Namun saat korban jatuh, pengemudi motor tidak menyadari hal itu. Saat itulah, bus melintas
"Akibat terjatuh menyebabkan korban terlindas roda depan kiri dari mobil bus yang melaju bersamaan," ungkap Pujiono.
Satlantas Polres Metro Depok yang mendapatkan informasi kecelakaan tersebut, langsung mendatangi lokasi kejadian. Satlantas Polres Metro Depok langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Kami turut mencari CCTV di sekitar lokasi kejadian," tutur Pujiono.
Mengingat Jalan Raya Jakarta-Bogor merupakan jalan lintasan utama di Kota Depok, Satlantas Polres Metro Depok berusaha mengatur lalu lintas. Hal itu dilakukan untuk mengurai kemacetan di jalan tersebut.
"Korban kami evakuasi ke rumah sakit PMI Bogor," pungkas Pujiono.