Liputan6.com, Jakarta - Produsen otomotif besar asal Negeri Tirai Bambu mengumumkan program recall atau penarikan kembali untuk perbaikan terhadap lebih dari seribu unit SUV yang sudah dipasarkan di negaranya menyusul ditemukannya potensi masalah pada keselamatan.
Dilansir Carnewschina, recall ini mencakup 1.108 unit kendaraan, terdiri dari model Tansuo 06 yang dijual secara global sebagai Jaecoo J7 serta Chery Tiggo 7 1.6T, dan mulai berlaku sejak 23 Januari 2026 setelah didaftarkan ke Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China.
Advertisement
Perusahaan menyatakan recall dilakukan sebagai langkah positif untuk menjaga kualitas produk dan keselamatan konsumen di tengah persaingan pasar SUV yang semakin ketat.
Masalah yang memicu penarikan kembali unit-unit tersebut berkaitan dengan pemasangab klip pada harness kabel ECU (Engine Control Unit) yang tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi saat proses produksi.
Pemasangan yang kurang tepat dapat menyebabkan kabel terkikis akibat gesekan seiring waktu penggunaan.
Jika kondisi ini dibiarkan tanpa perbaikan, kabel yang aus dapat memicu terjadinya mesin mati secara mendadak saat kendaraan sedang berjalan, yang jelas berpotensi menimbulkan situasi berbahaya bagi pengemudi, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya.
Chery memastikan bahwa para pemilik unit yang terdampak akan diberitahu melalui diler resmi mereka, termasuk lewat surat terdaftar, panggilan telepon, atau pesan singkat.
Pemeriksaan komponen akan dilakukan tanpa biaya, dan jika ditemukan pemasangan klip yang salah atau kerusakan kabel akibat gesekan, bagian tersebut akan diperbaiki atau diganti guna memastikan kendaraan kembali aman untuk digunakan kembali.
Model yang Terkena Recall dan Periode Produksi
Recall ini mencakup pada model Tansuo 06 yang dikenal di luar China sebagai Jaecoo J7, serta Chery Tiggo 7 1.6T terasuk varian seperti Tiggo 7 Sport dan Tiggo 7 Plus.
Unit yang terdampak diproduksi antara 1 April hingga 8 Desember 2025, periode yang mencakup rangkaian awal produksi kedua SUV ini sebelum masuk ke jaringan diler di berbagai wilayah China.
Baik Jaecoo J7 maupun Tiggo 7 merupakan bagian yang paling penting dalam strategi SUV CBU Chery di segmen kompak, mengusung mesin 1.6 liter turbocharged dipadukan dengan transmisi 7-speed wet dual-cluth yang menawarkan kombinasi tenaga dan efisiensi untuk penggunaan urban maupun perjalanan jauh.
Perbaikan Gratis dan Komitmen Layanan
Program recall ini menunjukkan komitmen Chery terhadap keselamatan pemilik dan reputasi merek itu sendiri, terutama setelah merek ini mencatat pertumbuhan yang signifikan dalam penjualan SUV di pasar domestik dan global pada beberapa tahun terakhir.
Meskipun insiden teknis seperti ini bukan merupakan hal yang jarang dalam industri otomotif, respons cepat dari pabrikan akan membantu meminimalkan potensi risiko bagi konsumen.
Sejauh ini, Chery telah menetapkan bahwa pengecekan dan perbaikan akan diberikan tanpa biaya, dan pemilik kendaraan yang terdampak dianjurkan segara menghubungi diler resmi untuk jadwal pemeriksaan dan tindakan perbaikan.
Recall terhadap Jaecoo J7 dan Tiggo 7 menjadi pengingat bahwa pentingnya kontrol kualitas komponen kendaraan, khususnya yang berkaitan dengan sistem elektronik mesin.
Langkah cepat yang Chery lakukan dalam menangani potensi risiko ini diharapkan mampu dapat menjaga kepercayaan konsumen serta memastikan keselamatan berkendara tetap menjadi prioritas utama.