Kebakaran Lahan di Aceh Barat Capai 19 Hektare, BPBD Masih Lakukan Penanganan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menyatakan luas lahan akibat kebakaran di daerah tersebut mencapai 19 hektare dan masih dalam tahap pemadaman.

oleh Meila Alfauzi SukmawanDiterbitkan 27 Januari 2026, 19:30 WIB
Kebakaran lahan di Aceh Barat. (Foto: BPBD Aceh Barat).

Liputan6.com, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menyatakan hingga Senin (26/1) luas lahan akibat kebakaran di sejumlah kecamatan di daerah tersebut mencapai 19 hektare dan tersebar di sejumlah titik lokasi.

Menurut  Pelaksana Tugas (PLT) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah menyatakan penanganan kebakaran ini sedang berada di tahap pengendalian.

“Penanganan kebakaran lahan masih dalam tahap pengendalian,” Katanya, dilansir dari Antara, Selasa (27/01/2026).

Ia menjelaskan, ada pun lokasi kebakaran lahan yang saat ini sedang diupayakan yaitu di Desa Suak Raya seluas 7,5 Ha, Desa Ujong Beurasok seluas 4,5 Ha, Desa Suak Nie seluas 3 Ha. Selanjutnya di Desa Aron Baroh, Kecamatan Woyla seluas 0,5 Ha, Desa Peulanteue Kecamatan Bubon seluas 1 Ha.

Tak hanya itu, kebakaran lahan juga melanda Desa Alue Peunyareng seluas 1 Ha, Desa Ujong Tanoh Darat seluas 0,5 Ha yang berada di Kecamatan Meureubo. serta Desa Blang Luah seluas 1 Ha di Kecamatan Woyla Barat.

Saat penanganan kebakaran berlangsung, upaya pemadaman mengalami sejumlah kendala, di antaranya karena kurangnya sumber air di lokasi kebakaran, serta kencangnya angin di lokasi kejadian yang menyebabkan terhambatnya proses pemadaman api.

Upaya Pemadaman Libatkan Peralatan Modern dan Tim Lintas Instansi

Upaya memadamkan kebakaran yang terjadi di lahan Desa Lapang dan Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat. (Foto: laman acehbaratkab.go.id).

Sebagai upaya pemadaman, BPBD turut mengerahkan sejumlah sarana, di antaranya dua unit drone, dua unit pick up, satu unit armada pemadam kebakaran Pos Meureubo, satu unit mesin portable pos Woyla, lima unit mesin air, selang, hingga satu unit ATV.

Selain itu, kolaborasi lintas instansi juga ikut terlibat di antaranya personel pemadam kebakaran Mako BPDB Aceh Barat, damkar Kecamatan Woyla, damkar Kecamatan Meureubo, personel Manggala Agni Daops Sumatera I Sibolangit Sumatera Utara, anggota TNI, Polri, KPH Wilayah IV Aceh dan masyarakat.

Teuku Ronald menjelaskan pihaknya beserta tim gabungan masih terus berupaya untuk melakukan pemadaman api, sehingga diharapkan proses pemadaman ini bisa berjalan sepenuhnya dan tidak menjalar hingga ke pemukiman masyarakat setempat.

INFOGRAFIS JOURNAL_ 10 Provinsi di Indonesia dengan Hutan Riskan Kebakaran (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya