Laporan Liputan6.com dari London: Akhiri Kunjungan di Inggris: Prabowo Bertolak ke Swiss Hadiri WEF

Keberangkatan Prabowo dilepas oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey dan Duta Besar Indonesia untuk Inggris Desra Percaya. Prabowo sempat menyalami para pejabat sebelum memasuki pesawat.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 21 Januari 2026, 23:55 WIB
Presiden Prabowo sebelum bertolak ke Swiss menghadiri World Economic Forum (Forum Ekonomi Dunia/WEF). (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Liputan6.com, London - Presiden Prabowo Subianto mengakhiri rangkaian kunjungan kenegaraan ke London, Inggris, Rabu (21/1/2026). Prabowo pun langsung bertolak ke Davos, Swiss untuk menghadiri World Economic Forum (Forum Ekonomi Dunia/WEF).

Pantauan Jurnalis Liputan6.com, Lizsa Egeham dari London, Prabowo bertolak ke Swiss dari Bandar Udara London Stansted sekitar pukul 15.20 waktu setempat, dengan menggunakan pesawat kepresidenan. Prabowo didampingi putranya, Didit Hediprasetyo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Keberangkatan Ketua Umum Partai Gerindra ini dilepas oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey dan Duta Besar Indonesia untuk Inggris Desra Percaya. P

rabowo sempat menyalami para pejabat sebelum memasuki pesawat.

"Tapi intinya, besok tanggal 22, Bapak Presiden akan ke Davos, ke Swiss, mengikuti dan beliau akan berbicara dalam World Economic Forum," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kepada wartawan di Bandar Udara London Stansted, Inggris, Rabu (21/1/2026).

 

Agenda Prabowo Selama di Inggris

Presiden Prabowo tiba di Lancaster House sekitar pukul 10.00 waktu setempat untuk bertemu Pangeran Charles III. Sejumlah hal dibahas dalam pertemuan tersebut.

Selama di London, Prabowo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London, pada Selasa (20/1/2026). Keduanya menanandatangani nota kesepahaman (MoU) pembangunan kapal penangkap ikan.

MoU ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sektor perikanan dan mengelola kekayaan laut Indonesia. Prabowo mengatakan Inggris mendukung rencana pemerintah Indonesia dalam proyek pembangunan 1.500 kapal ikan untuk para nelayan.

"Di bidang maritim, mereka akan dukung rencana kita membangun pertama 1.500 kapal ikan," kata Prabowo kepada wartawan di Lancaster House, London, Inggris, Selasa (20/1/2026).

Selain itu, Prabowo bertemu bertemu dengan Russell Group, sebuah jaringan dari 24 universitas terbaik di Inggris Raya. Pertemuan digelar di Lancaster House. Dia mengajak sejumlah universitas ternama Inggris untuk menjalin kerja sama di bidang pendidikan salah satunya, dengan mendirikan universitas baru di Indonesia.

Prabowo menyampaikan rencananya membangun 10 universitas baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta bidang sains dan teknologi. Dia pun mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.

 

Ingin Perguruan Tinggi di Indonesia Naik Kelas

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer menanandatangani nota kesepahaman (MoU) pembangunan kapal penangkap ikan. Kerja sama ini dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi sektor perikanan dan mengelola kekayaan laut Indonesia. (Foto: Instagram Sekretariat Kabinet)

Prabowo ingin pendidikan di Indonesia dapat sederajat dengan kampus-kampus terbaik dunia.

"Kita ingin mengajak kerja sama nanti, mereka sudah banyak kerja sama dengan UI, Gajah Mada, dengan banyak universitas. Mereka juga sudah punya kampus di kita, ada di Singosari, ada di Bandung, di bidang yang kita butuh, bidang digital, bidang teknologi," tuturnya.

"Jadi kita ingin mempercepat, kita ingin mengejar, kita harus punya tingkat pendidikan yang setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia," sambung Prabowo.

Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Raja Inggris Charles III di Lancaster House, London, Inggris pada Rabu (21/1/2026). Pertemuan berlangsung secara hangat dan akrab. Keduanya membahas program-program konservasi. Termasuk mengenai konservasi gajah yang menjadi perhatian bersama Raja Charles III dan Presiden Prabowo.

 

Infografis Prabowo Bidik Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8 Persen. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya