Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Agama, Muhammad Syafii meresmikan dan menyaksikan langsung hibah gedung Mts Negeri 3 Pancoran Mas, Depok. Muhammad Syafii turut mengapresiasi Pemerintah Kota Depok terkait program Sekolah Swasta Rintisan Gratis (RSSG) yang turut mengakomodir 14 Madrasah Tsanawiyah di Depok.
Muhammad Syafii mengatakan, pemberian gedung MTs Negeri Pancoran Mas, merupakan hibah murni dari Wali Kota Depok. Kementerian Agama mengapresiasi telah memberikan perhatian pendidikan kepada masyarakat.
Advertisement
“Saya memberikan apresiasi pada Pak Wali karena perhatian beliau terhadap pendidikan, itu adalah langkah yang sangat terukur kalau kita punya tekad membangun Indonesia,” ujar Syafii, Rabu (21/1/2026).
Syafii menjelaskan, pembangunan di wilayah manapun membutuhkan SDM unggul, memiliki kemampuan dari soal keagamaan, pemerintahan, maupun kebangsaan. Menurutnya dari kebutuhan tersebut dapat dibangun melalui sekolah.
“Kata Presiden kita, kalau kita ingin tahu bagaimana nasib Indonesia ke depan, jawabnya adalah bagaimana kita mendidik generasi muda hari ini,” jelas Syafii.
Syafii menilai, memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan bukan hanya kerja saat ini. Pendidikan sekolah dapat mempersiapkan untuk masa depan anak, bangsa, dan negara.
“Ini dilakukan untuk Indonesia yang lebih baik, sejahtera, dan lebih bermartabat,” terang Syafii.
Rintisan Sekolah Swasta Gratis
Rintisan Sekolah Swasta GratisSyafii turut mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Depok terhadap dunia pendidikan, salah satunya program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG). Tindakan yang dilakukan Wali Kota Depok telah sesuai dengan instruksi presiden Prabowo.
“Sebagai pimpinan kita tidak perlu harus menunggu arahan baru mengeksekusi sebuah program, menurut kita itu baik dan cocok untuk diterapkan,” ucap Syafii.
Syafii menyambut baik program RSSG atau sekolah gratis, turut mengakomodir 14 Mts swasta di Kota Depok. Program RSSG diyakini berangkat dari sebuah informasi yang valid terkait masih banyak anak di Depok memiliki cita-cita besar, namun memiliki kemampuan ekonomi yang terbatas.
“Jadi pilihan beliau (Wali Kota) itu menyahuti apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang pimpinan untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi warganya,” kata Syafii.
Syafii mengungkapkan, sejumlah daerah termasuk kota Depok telah berani mengalokasikan APBD-nya untuk bantuan operasional madrasah. Namun masih banyak daerah lain yang belum berani melakukan hal yang sama.
“Maka saya tadi mendorong Kota Kepok harus berani, bahkan hari ini beliau bukan cuma ini, ada lagi lima ribu meter tanah, ada tiga kantor KUA, kami dari Kementerian Agama ucapkan terima kasih,” ungkap Syafii.
Sekolah Unggulan
Kementerian Agama meminta Mts Negeri 3 Pancoran Mas menjadi sekolah unggulan, baik dari sisi kualitas guru, anak didik, dan sarana prasarana.
"Karena itu saya tadi sebenarnya lupa pidato, bagi saya untuk Kota Depok cocok kita nobatkan pak Wali Kota kita ini sebagai Bapak Madrasah Kota Depok. Kementerian Agama meminta sekolah madrasah tidak khawatir dengan adanya Mts Negeri 3 Pancoran Mas menjadi sekolah unggulan."
“Ada skema kami di Kementerian Agama, kalau di tempat itu ada sekolah unggulan, maka sekolah yang biasa itu di upgrade, baik gurunya maupun anak didiknya, sehingga kehadiran sebuah sekolah unggulan itu, sebenarnya berkah bagi semua sekolah yang ada,” pungkas Syafii.