Waspada Video Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Online Al Mubarok

Beredar di media sosial video Menkeu Purbaya telah meresmikan pinjaman berbasis online dari pinjaman Al Mubarok.

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 21 Januari 2026, 13:00 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membantah informasi yang menyatakan bahwa Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meresmikan pinjaman online Yayasan Al Mubarok. Mereka meminta masyarakat untuk melaporkan jika ada informasi yang mencurigakan terkait Menkeu ataupun Kemenkeu.

Beredar di media sosial video Menkeu Purbaya telah meresmikan pinjaman berbasis online dari pinjaman Al Mubarok. Ia menyebut minimal uang yang bisa dipinjam adalah Rp 5 juta hingga Rp 500 juta yang bisa dibayar tanpa bunga dan riba dan bisa dicicil hingga 10 tahun.

Dilansir dari laman Infopublik, Menkeu Purbaya pun membantah informasi tersebut. "Itu enggak benar, hoaks itu," ujarnya.

Kemenkeu dalam akun Instagram, @kemenkeu.prime yang sudah bercentang biru atau terverifikasi juga membantah hal tersebut.

"Hai Sobatkeu,

Telah beredar berita yang menyatakan bahwa @menkeuri Purbaya Yudhi Sadewa, telah meresmikan pinjaman online Yayasan Al Mubarok. Berita tersebut adalah tidak benar atau #hoaks

Selalu waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya ya," bunyi pernyataan Kemenkeu yang diunggah 20 Januari 2026.

Adapun, jika masyarakat menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs web www.kemenkeu.go.id.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Pusat Kontak Layanan Kemenkeu (@kemenkeu.prime)

Sumber:

https://infopublik.id/kategori/nasional-ekonomi-bisnis/955399/berita-menkeu-resmikan-pinjol-yayasan-al-mubarok-adalah-hoaks

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya