Liputan6.com, Jakarta - PT Korea Investment Management Indonesia (KIM Indonesia) membidik pertumbuhan Asset Under Management (AUM) atau dana kelolaan reksa dana sebesar 30 persen secara year on year (yoy) pada 2026. Hingga Desember 2025, dana kelolaan KIM Indonesia tercatat mencapai Rp 9,92 triliun, melonjak 134 persen (yoy) dibandingkan posisi Desember 2024 yang sebesar Rp 4,24 triliun.
"Kemudian untuk target KIM Indonesia di tahun 2026, kita total AUM kurang lebih kita akan tumbuh at least 30 persen,” ujar Direktur Utama KIM Indonesia Arfan F. Karniody di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin.
Advertisement
Arfan menilai, 2025 berpotensi menjadi momentum terobosan bagi industri reksa dana nasional, seiring pertumbuhan industri yang mencapai 35,94 persen (yoy) berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Tetapi apa yang terjadi di belakang itu adalah yang lebih penting, yaitu adalah sudah bertahun-tahun total dana kelolaan industri reksadana Indonesia itu stagnan,” ujar Arfan.
Memasuki 2026, KIM Indonesia memandang prospek pertumbuhan industri reksa dana domestik secara optimistis. Perseroan memperkirakan pertumbuhan terbesar masih akan ditopang oleh produk reksa dana berbasis fixed income dan/atau non market.
"Kami pikir pertumbuhan yang terbesar itu kemungkinan besar masih akan didominasi oleh reksa dana berbasis fixed income dan atau non market. Untuk saham dan balance fund, reksa dana campurnya juga kami rasa masih tumbuh, tapi saya rasa kemungkinan tidak setinggi pendapatan tetap dan atau non market,” ujarnya.
Arfan menegaskan komitmen jangka panjang KIM Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai Manajer Investasi (MI) melalui penyediaan solusi investasi di berbagai kelas aset, didukung layanan profesional serta strategi yang berkelanjutan.
KIM Indonesia Perkuat Pengelolaan Investasi dengan Dukungan Institusi Global
Sebelumnya, PT Korea Investment Management Indonesia (KIM Indonesia) menggelar acara yang sekaligus mengumumkan perubahan nama perusahaan dari PT KISI Asset Management menjadi PT Korea Investment Management Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, perusahaan menyampaikan langkah penguatan pengelolaan investasi dengan dukungan dari Korea Investment Management Co., Ltd (KIM), institusi pengelola aset global yang menjadi pemegang saham.
Dukungan ini disebut sebagai upaya memastikan praktik pengelolaan investasi di pasar modal Indonesia tetap selaras dengan standar internasional.
Direktur Utama KIM Indonesia, Arfan F. Karniody, menyampaikan bahwa perubahan nama perusahaan mencerminkan arah dan visi perusahaan ke depan, seiring dengan keterlibatan pemegang saham global dalam kegiatan investasi domestik.
“Dukungan dari Korea Investment Management Co., Ltd memberikan landasan yang kokoh bagi kami untuk menjalankan pengelolaan investasi secara konsisten dan selaras dengan dinamika industri manajer investasi di Indonesia,” ujarnya.
Komitmen Jangka Panjang
Penguatan tersebut menjadi bagian dari komitmen jangka panjang KIM Indonesia dalam menjalankan peran sebagai manajer investasi dengan menyediakan berbagai pilihan produk di sejumlah kelas aset. Produk yang dikelola KIM Indonesia meliputi reksa dana pasar uang, ETF, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana terproteksi, serta reksa dana campuran.
“Kami berkomitmen mendukung penguatan pasar modal Indonesia melalui solusi investasi inovatif, berorientasi jangka panjang, dan berfokus pada investor,” ujar Arfan, Senin (19/1/2026).
Kinerja Pengelolaan Aset
Arfan menambahkan, strategi perusahaan diarahkan untuk menjaga kualitas pengelolaan dana melalui proses investasi yang terstruktur, transparan, dan berorientasi jangka panjang, seiring dengan dinamika pasar.
Dalam kinerja pengelolaan aset, KIM Indonesia mencatat pertumbuhan Aset Kelolaan (AUM). Selama satu tahun, AUM meningkat dari Rp 4,24 triliun pada Desember 2024 menjadi Rp 9,92 triliun per Desember 2025, atau tumbuh 134%.
AUM Perseroan
Sejak 2019, AUM Perseroan tercatat meningkat hingga 1.259%, yang mencerminkan respons investor terhadap strategi investasi, kinerja produk, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Dengan dukungan institusional dari Korea Investment Management Co., Ltd, KIM Indonesia menyatakan akan terus menjaga konsistensi proses pengelolaan investasi dan penerapan prinsip tata kelola perusahaan. Langkah tersebut diposisikan sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam menjaga kepercayaan investor serta mendukung pengembangan pasar modal nasional.