Tak Hanya Bupati Sudewo, KPK Juga Angkut 7 Orang ke Jakarta Usai OTT di Pati

Saat dikonfirmasi lebih detail, Budi belum mau merinci siapa pihak lain yang diangkut ke Jakarta selain Sudweo. Termasuk, ihwal perkara operasi tertangkap tangan (OTT) yang dilangsungkan pada Senin (19/1/2026).

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 20 Januari 2026, 08:47 WIB
Bupati Sudewo berjaket biru, bertopi hitam dengan memakai masker dinaikan ke mobil dengan kawalan ketat aparat Polres Kudus

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak hanya menggelandang Bupati Pati Sudewo ke Gedung Merah Putih Jakarta. KPK juga mengangkut tujuh orang lainnya.

"Yang dibawa 8 orang," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui pesan singkat, Selasa (20/1/2026).

Saat dikonfirmasi lebih detail, Budi belum mau merinci siapa pihak lain yang diangkut ke Jakarta selain Sudweo. Termasuk, ihwal perkara operasi tangkap tangan (OTT) yang dilangsungkan pada Senin (19/1/2026).

Menurut informasi diterima, Sudewo dan para pihak terkait tersandung perkara jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Hal itu diketahui, dari salah satu pihak yang diamankan adalah seorang yang diduga seorang pengepul.

"Koordinator kecamatan (pengepul)," ungkap Budi.

Belum ada penetapan tersangka terhadap para pihak yang ditangkap dalam OTT di Pati. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan nasib status hukum mereka.

Sudewo Digelandang ke KPK Usai Diperiksa

Sudewo digelandang ke Jakarta usai terjaring OTT KPK. Dia diduga terlibat kasus dugaan jual beli jabatan dalam pengisian perangkat desa.

Orang nomor satu di Kabupaten Pati itu dibawa ke Gedung KPK di Jakarta, usai menjalani pemeriksaaan selama 1x24 oleh tim penyidik anti rasuah di Ruang Satreskrim Polres Kudus.

Dari pantauan Liputan6.com di Mapolres Kudus, Sudewo yang mengenakan jaket biru dan bertopi hitam dengan memakai masker hijau, dinaikan ke mobil Toyota Innova dan dikawal ketat aparat Polres Kudus.

Beberapa menit sebelum Sudewo masuk mobil, salah seorang penyidik KPK membawa satu kontainer berisi setumpuk dokumen pengisian jabatan perangkar desa. Barang bukti tersebut selanjutnya diangkut ke dalam mobil yang sama.

Sudewo dilaporkan terkena OTT yang diindikasikan KPK adanya gratifikasi atau suap di Kabupaten Pati pada Senin (19/1/2026) pukul 00.30 WIB.

Setelah terjaring OTT, Sudewo dibawa tim KPK yang berjumlah 6 orang untuk diperiksa maraton di Mapolres Kudus. Tepat pukul 23.40 WIB, pemeriksaan Bupati Sudewo tuntas dilakukan.

 

Rombongan KPK Dikawal Polisi

Keberangkatan tim KPK tersebut mendapat pengawalan ketat dari Unit Patroli dan Pengawalan (Patwal) Satlantas Polres Kudus. Hal itu guna memastikan kelancaran dan keamanan selama perjalanan.‎

Menurut ‎Heru, hanya satu orang yang diperiksa KPK di Mapolres Kudus. Sedangkan jumlah penyidik KPK yang melaksanakan tugas diperkirakan sekitar enam orang.

‎‎“Yang diperiksa hanya satu orang. Untuk tim penyidik kurang lebih enam orang,” jelasnya.‎

Heru mengaku tidak mengetahui secara rinci terkait materi pemeriksaan terhadap Bupati Pati dan barang-barang yang dibawa oleh tim KPK. Sebab hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik KPK.‎‎

“Kami hanya memfasilitasi tempat. Soal materi pemeriksaan, OTT maupun hal-hal teknis lainnya, itu kewenangan KPK. Silakan dikonfirmasi langsung ke pihak KPK,” tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya