IHSG Sentuh Level Tertinggi dalam Sejarah pada Sesi Pertama

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sentuh level tertinggi dalam sejarah pada sesi pertama perdagangan saham, Kamis (15/1/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 15 Januari 2026, 13:35 WIB
Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan saham, Kamis, (15/1/2026). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada penutupan sesi pertama perdagangan saham Kamis, (15/1/2026). Pada sesi pertama, IHSG sempat menyentuh level tertinggi dalam sejarah di 9.100 dan sektor saham bervariasi.

Mengutip data RTI, IHSG ditutup naik tipis 0,17% ke posisi 9.046,83. Indeks saham LQ45 menguat 0,57% ke posisi 887,12. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 9.100,82 dan level terendah 9.040,99. Kenaikan IHSG berkurang jelang penutupan sesi pertama. Namun, dalam sesi perdagangan, IHSG sentuh level tertinggi dalam sejarah di 9.100. Sebanyak 351 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 327 saham melemah dan 122 saham diam di tempat. Penguatan IHSG di tengah saham-saham emiten bank BUMN yang menguat. 

Total frekuensi perdagangan 2.158.990 kali dengan volume perdagangan saham 30,6 miliar saham. Nilai transaksi harians aham Rp 16,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.870.

Pada sesi pertama, sektor saham bervariasi. Sektor saham industri turun 2,2% dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi melemah 0,41%, sektor saham basic susut 1,09%. Lalu sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 0,01%. Kemudian sektor saham infrastruktur merosot 0,95% dan sektor saham transportasi susut 0,13%.

Sementara itu, sektor saham consumer siklikal menguat 1,56% dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham kesehatan melesat 0,27%, sektor saham keuangan bertambah 0,91%, sektor saham properti menanjak 0,30% dan sektor saham teknologi melesat 0,62%.

Top Gainers-Losers

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham BELL melompat 34,15%
  • Saham ESTI melompat 34,05%
  • Saham INOV melompat 29,41%
  • Saham ACRO melompat 28,74%
  • Saham IRSX melompat 25%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham FOLK melemah 13,02%
  • Saham LUCK melemah 12,05%
  • Saham ESTA melemah 10,11%
  • Saham BNBR melemah 10%
  • Saham INTA melemah 10%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 1,1 triliun
  • Saham BBRI senilai Rp 1 triliun
  • Saham BMRI senilai Rp 769,1 miliar
  • Saham BBCA senilai Rp 720,7 miliar
  • Saham BUVA senilai Rp 513 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 118.171 kali
  • Saham MINA tercatat 67.664 kali
  • Saham INET tercatat 50.252 kali
  • Saham MBMA tercatat 50.174 kali
  • Saham ARCI tercatat 43.387 kali

Pembukaan IHSG pada 15 Januari 2026

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Kamis, (15/1/2026). Kenaikan IHSG hari ini di tengah bursa saham Asia Pasifik yang bervariasi dan mayoritas sektor saham menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik 40 poin ke posisi 9.072,29 dari penutupan sebelumnya 9.032,58. Pada pukul 09.14 WIB, IHSG menguat 0,47% ke posisi 9.075. Indeks saham LQ45 menguat 0,70% ke posisi 887,33. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 9.085,18 dan level terendah 9.047,85. Sebanyak 283 saham menguat sehingga angkat IHSG. 254 saham melemah dan 168 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 526.108 kali dengan volume perdagangan saham 7,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.850.

Mayoritas sektor saham menghijau pada Kamis pekan ini. Sektor saham basic mendaki 1,31% dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer siklikal naik 1,17%.

Sektor saham energi melambung 0,64%, sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,31%. Lalu sektor saham kesehatan melambung 0,53%, sektor saham keuangan menanjak 0,19%, dan sektor saham properti bertambah 0,25%. Selain itu, sektor saham teknologi melemah 0,22%, sektor saham infrastruktur susut 0,24% dan sektor saham transportasi tergelincir 0,45%. Lalu sektor saham industri melemah 0,15%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya