Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 Dibuka Gratis, Percepat Penyaluran Bantuan Banjir Sumatera

PT Hutama Karya (Persero) mengoperasikan secara fungsional, alias membuka gratis tanpa tarif Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum hingga 22 Januari 2026.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 14 Januari 2026, 11:30 WIB
Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 5-6, ruas Blang Bintang-Baitussalam sepanjang 12,7 km akan beroperasi tanpa tarif alias gratis mulai Kamis, 22 Juni 2023 pukul 08.00 WIB.

Liputan6.com, Jakarta - PT Hutama Karya (Persero) mengoperasikan secara fungsional, alias membuka gratis tanpa tarif Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum hingga 22 Januari 2026. Untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah menyampaikan, perpanjangan fungsionalisasi ruas ini sebelumnya telah dikoordinasikan dengan beberapa stakeholder. Mulai dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) hingga kepolisian daerah setempat.

"Hutama Karya berupaya memastikan akses layanan tetap tersedia secara efisien, agar distribusi berjalan lancar, dengan memperhatikan aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama selama pengoperasian fungsional berlangsung," ujar dia, Rabu (14/1/2026).

Dengan difungsionalkannya seksi ini, konektivitas Tol Sigli–Banda Aceh sepanjang 74 km tersambung secara utuh dengan seksi lainnya hingga ke Baitussalam. Sehingga distribusi bantuan dan logistik bis tersalurkan cepat untuk warga terdampak.

"Ruas tol ini juga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menunjang mobilitas sehari-hari," imbuh Mardiansyah.

Selama periode pengoperasian fungsional, Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan.

 

Himbauan untuk Pengguna Tol

Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum). (Foto: Hutama Karya)

Pengguna jalan diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, menjaga batas kecepatan dan jarak aman, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada titik-titik yang memerlukan perhatian khusus mengingat ruas tol masih berstatus fungsional.

Mardiansyah pun berharap pengguna jalan juga memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, beristirahat jika lelah atau mengantuk, serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.

"Kami berharap pemanfaatan ruas tol fungsional ini dapat membantu mempercepat penyaluran bantuan dan mendukung mobilitas di wilayah terdampak. Hutama Karya akan terus menjaga kesiapan operasional serta mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan," pungkas dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya