Bantuan Sembako untuk Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir di Pandeglang Banten

Bantuan yang diberikan meliputi beras, mie instan, dan bahan kebutuhan pokok lainnya, yang diterima langsung oleh warga terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang, Banten.

oleh Tim NewsDiterbitkan 13 Januari 2026, 17:00 WIB
Warga melintas ditengah banjir di Kota Serang, Banten, Selasa (13/1/2026). (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten sejak Jumat malam 9 Januari 2026 menyebabkan banjir di sejumlah titik. Akibatnya, rumah warga dan pusat-pusat aktivitas ekonomi terendam air sehingga kegiatan masyarakat lumpuh.

Melihat kondisi tersebut, Yayasan Pengembangan Masyarakat Banten Selatan (YPMBS) bersama Jababeka Group merespons cepat. YPMBLS bersama Jababeka bekerja sama menghimpun dana maupun bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok, serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir.

Penyaluran bantuan dilaksanakan di Kampung Bojen, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu 10 Januari 2026.

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Ratu, petugas keamanan (security) KEK Tanjung Lesung bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat.

Bantuan yang diberikan meliputi beras, mie instan, dan bahan kebutuhan pokok lainnya, yang diterima langsung oleh warga terdampak.

Kepala Desa Bojen H Badrudin menjelaskan, banjir terjadi akibat luapan Sungai Cilatak yang berdampak langsung pada wilayah Desa Bojen, khususnya Kampung Bojen Kulon.

"Debit air Sungai Cilatak meningkat sehingga air meluap dan menggenangi permukiman warga," ujar Badrudin melalui keterangan tertulis, Selasa (14/1/2026).

Dia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan YPMBS dan Jababeka Group.

"Atas nama masyarakat Desa Bojen, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Pengembangan Masyarakat Banten Selatan atas kepeduliannya membantu warga kami," ucap Badrudin.

 

Harap Bisa Ringankan Beban Warga

Bantuan sembako untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang, Banten. (Ist)

Sementara itu, Direktur Utama Tanjung Lesung Poernomo Siswoprasetijo mengatakan, pihaknya melalui YPMBS berupaya hadir membantu masyarakat yang terdampak musibah banjir. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.

"Kami berupaya membantu masyarakat yang terkena musibah dengan memberikan bantuan melalui yayasan Banten Selatan (YPMBS) yang di dirikan para founder Tanjung Lesung dan Jababeka Group,"kata pria yang biasa disapa Poernomo ini.

Ia menambahkan, YPMBS merupakan yayasan yang didirikan oleh Setyono Djuandi Darmono bersama para founder Tanjung Lesung dan Jababeka Group sebagai wujud komitmen sosial kepada masyarakat sekitar.

"Sejumlah program sosial telah dijalankan, mulai dari pembangunan rumah nelayan, bantuan perbaikan fasilitas pendidikan, hingga bantuan pengembangan desa wisata," tutup Poernomo.

Infografis Jakarta hingga Papua Terancam Banjir Rob dan Gelombang Tinggi. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya