Liputan6.com, Jakarta - Pasar komoditas global kembali menunjukkan dinamika menarik pada Rabu, 14 Januari 2026, dengan sorotan utama tertuju pada pergerakan harga emas. Harga Emas Perhiasan Hari Ini menjadi perbincangan hangat seiring dengan lonjakan signifikan pada harga emas Antam yang berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Kenaikan harga emas perhiasan ini tidak hanya memengaruhi logam mulia batangan, tetapi juga berdampak pada harga emas perhiasan di berbagai platform penjualan.
Advertisement
Fenomena ini terjadi di tengah fluktuasi harga minyak dunia yang menunjukkan koreksi tipis setelah periode kenaikan. Para investor dan masyarakat umum kini memantau cermat perkembangan ini untuk mengambil keputusan investasi atau transaksi yang tepat.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai update terbaru harga emas perhiasan dan logam mulia, serta sekilas informasi tentang harga minyak dunia.
Informasi mengenai Harga Emas Perhiasan Hari Ini sangat krusial bagi mereka yang ingin berinvestasi atau sekadar mengikuti tren pasar. Data yang disajikan berasal dari sumber terpercaya, memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi pasar saat ini.
Harga Emas Perhiasan di Laku Emas
- 24K (99%) Rp. 2.210.000
- 23K Rp. 1.978.000
- 22K Rp. 1.891.000
- 21K Rp. 1.809.000
- 20K Rp. 1.721.000
- 19K Rp. 1.634.000
- 18K Rp. 1.546.000
- 17K Rp. 1.459.000
- 16K Rp. 1.371.000
- 15K Rp. 1.285.000
- 14K Rp. 1.199.000
- 13K Rp. 1.113.000
- 12K Rp. 1.026.000
- 11K Rp. 938.000
- 10K Rp. 852.000
- 9K Rp. 765.000
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 14 Januari 2026 untuk dua produk yang ditawarkan yaitu harga emas Galeri24 dan harga emas UBS kompak mengalami kenaikan sejak kemarin. Harga emas Galeri24 naik dari awalnya Rp 2.661.000 menjadi Rp 2.676.000 per gram atau naik Rp 15.000.
Begitu pula harga emas UBS turut naik menjadi Rp 2.727.000 dari semula dibanderol dengan harga Rp Rp 2.716.000 per gram atau naik Rp 11.000.
Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.
Berikut daftar lengkap harga emas di Pegadaian hari ini (14/1/2026) seperti dikutip dari Antara:
Harga Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp1.404.000
- 1 gram: Rp2.676.000.
- 2 gram: Rp5.271.000
- 5 gram: Rp13.079.000
- 10 gram: Rp26.089.000
- 25 gram: Rp65.061.000
- 50 gram: Rp130.020.000
- 100 gram: Rp259.911.000
- 250 gram: Rp648.182.000
- 500 gram: Rp1.296.362.000
- 1.000 gram: Rp2.592.723.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp1.474.000
- 1 gram: Rp2.727.000
- 2 gram: Rp5.411.000
- 5 gram: Rp13.373.000
- 10 gram: Rp26.605.000
- 25 gram: Rp66.382.000
- 50 gram: Rp132.491.000
- 100 gram: Rp264.878.000
- 250 gram: Rp661.999.000
- 500 gram: Rp1.322.443.000
Harga Emas dan Harga Perak Hari Ini 14 Januari 2026 Kompak Cetak Rekor Termahal
Sebelumnya, harga emas mencapai rekor tertinggi pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta). Harga emas melonjak karena data inflasi Amerika Serikat (AS) memperkuat spekulasi tentang pemangkasan suku bunga Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed) tahun ini dan ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang terus-menerus mendorong permintaan aset safe-haven. Sementara harga perak telah mencapai rekor tertinggi baru.
Dikutip dari CNBC, Rabu (14/1/2026), harga emas di pasar spot stabil di USD 4.591,49 per ons, setelah mencapai rekor tertinggi USD 4.634,33 di awal sesi perdagangan. Sedangkan harga emas AS ditutup turun 0,3% ke level USD 4.599,10.
“Alasan di balik sentimen yang sedikit positif secara keseluruhan di pasar adalah data CPI yang menggembirakan (yang) mengindikasikan kemungkinan yang lebih tinggi untuk penurunan suku bunga The Fed di masa mendatang,” kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.
Indeks Harga Konsumen inti AS naik 0,2% secara bulanan dan 2,6% secara tahunan pada bulan Desember, lebih rendah dari ekspektasi analis sebesar 0,3% dan 2,7% secara berturut-turut.
Donald Trump kembali menegaskan dorongannya untuk memangkas suku bunga secara signifikan setelah data inflasi dirilis.
Bank Sentral AS (Fed) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan tanggal 27-28 Januari, meskipun investor saat ini mengantisipasi dua kali penurunan suku bunga tahun ini. Suku bunga yang lebih rendah cenderung menguntungkan bagi emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Faktor-faktor fundamental seperti ketegangan geopolitik dan pertanyaan tentang independensi The Fed terus mendukung emas sebagai aset safe-haven.
Kekhawatiran Atas Independensi The Fed
Kekhawatiran atas independensi Fed meningkat setelah pemerintahan Trump membuka penyelidikan kriminal terhadap Ketua Fed Jerome Powell, yang menuai kritik dari mantan kepala The Fed dan bankir sentral global.
Trump juga mengancam akan mengenakan tarif 25% pada negara-negara yang berdagang dengan Iran, yang berisiko membuka kembali luka lama dengan Beijing, mitra utama Teheran. Di tempat lain, Rusia menyerang kota-kota di seluruh Ukraina dengan rudal dan drone semalam.
Commerzbank menaikkan perkiraan harga emas akhir tahun 2026 menjadi USD 4.900.
Sementara itu, CME Group mengatakan pada hari Senin bahwa mereka akan menyesuaikan penetapan margin untuk logam mulia guna mengatasi volatilitas pasar.