Dasco Minta BPS Percepat Pendataan Rumah Rusak Dampak Bencana Sumatra, Beri Tenggat Waktu Sepekan

Dasco berharap mitigasi pascabencana rampung sebelum Lebaran.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 10 Januari 2026, 13:57 WIB
Hingga kini, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan terus melakukan pencarian terhadap warga yang masih hilang. Tampak dalam foto, anak-anak bermain di dekat rumah-rumah yang rusak di sebuah desa yang terdampak banjir bandang di Batang Toru, Sumatera Utara, Senin 1 Desember 2025. (AP Photo/Binsar Bakkara)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) memaparkan proses pendataan hunian rusak dampak bencana Sumatra. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut, pihaknya sedang mengumpulkan geotagging hingga kondisi rumah dan infrastruktur di wilayah bencana Sumatera. Mendengar paparan itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menanyakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pendataan.

"Baik, itu kira-kira pendataannya berapa lama ya, Bu? Karena kalau dia semakin cepat, artinya kemudian fasilitas-fasilitas, hak-hak yang akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak akan semakin cepat," ujar Dasco dalam rapat Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, di Aceh, Sabtu (10/1/2025).

BPS menargetkan proses pendataan rampung dua pekan atau sampai akhir bulan ini.

"Iya, Pak. Kami berencana sekitar dua minggu pak, akhir bulan ini selesai kalau pendataan lapangan. Tapi kalau respons cepatnya dua hari kami selesai, Pak, untuk respons cepat,” jawab Amalia.

Mitigasi Pascabencana Rampung Sebelum Lebaran

Berdasar informasi dari data bencana hidrometeologi siklon tropis senyar yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis (4/12) malam, setidaknya terdapat 2.698 rumah warga di Kabupaten Aceh Tamiang yang mengalami kerusakan parah. Tampak foto udara yang diambil menggunakan drone ini menunjukkan wilayah yang terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Pulau Sumatra, Kamis 4 Desember 2025. (AP Photo/Binsar Bakkara)

 Dasco lantas meminta pendataan BPS selesai dalam waktu seminggu. Dasco meminta mitigasi pascabencana rampung sebelum Lebaran.

"Boleh minta seminggu nggak? Ini kata Satgas (Pemerintah) dibilang kalau dua minggu kelamaan. Karena ini kan waktu ke waktu, untuk sementara kita ini tadi dari hasil pembicaraan, kita akan menargetkan seluruh daerah tersentuh secara bertahap dan mitigasi bisa terselesaikan sebelum Lebaran ini," ujar Dasco.

Prioritaskan Pendataan Hunian Rusak

Senada dengan Dasco, Ketua Satgas Pemerintah, Tito Karnavian juga meminta BPS memprioritaskan data hunian rusak ringan dan sedang.

"Yang prioritas, super prioritas itu adalah rumah ringan dan sedang, supaya begitu BNPB sudah turun, sudah ada di semua, kita sudah mulai dari minggu lalu semua kepala daerah sudah bergerak," ujar Tito.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya