Prabowo Beberkan Alasan Tak Tetapkan Longsor dan Banjir Sumatera Bencana Nasional

Presiden Prabowo Subianto merespons pertanyaan dan desakan publik yang mempertanyakan sekaligus meminta musibah di Sumatera ditetapkan status bencana nasional. Menurut Prabowo, masalah ini berdampak di 3 provinsi. Masih ada 35 provinsi lain.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 01 Januari 2026, 14:39 WIB
Prabowo memimpin rapat di Aceh Tamiang. (youtube sekretariat presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto merespons pertanyaan dan desakan publik yang mempertanyakan sekaligus meminta musibah di Sumatera ditetapkan status bencana nasional. Prabowo memberi penjelasan saat rapat terbuka usai meninjau hunian untuk korban bencana di Aceh Tamiang yang dibangun oleh Danantara.

“Jadi saudara-saudara, masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional? Ya masalahnya adalah kita punya 38 provinsi. Masalah ini berdampak di 3 provinsi. Masih ada 35 provinsi lain. Jadi kalau sementara kita, 3 provinsi ini kita sebagai bangsa, sebagai negara kita mampu menghadapi, ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional,” kata Prabowo seperti dikutip dari siaran daring kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/1/2025).

Meski demikian, Prabowo menegaskan, bukan berarti tidak adanya status menandakan bantuan diberikan belum maksimal. Kepala Negara menjamin, yang dilakukan pemerintah saat ini sudah sangat all out untuk menanggulangi situasi pasca bencana.

“Nyatanya dari seluruh kabinet hari ini ada berapa menteri di sini? Dua menteri sedang di Aceh Utara. Sepuluh menteri sedang di Aceh sekarang. Ada beberapa menteri lagi yang sedang di tempat lain? Dan juga kita masih hadapi beberapa lagi kabupaten di beberapa provinsi lain yang juga ada masalah,” beber Prabowo. 

Presiden menegaskan sikapnya untuk menyikapi bencana Sumatera dengan serius dan sekuat tenaga.

“Jadi saudara-saudara, kita memandang sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu. Kita sudah siapkan anggaran cukup besar untuk mengatasi ini,” tutupnya.

Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Biropers)

Data Korban Bencana Sumatera

Sebagai informasi, saat ini sudah lebih dari satu bulan, ribuan masyarakat di tiga provinsi di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat bertahan dan hidup dari bantuan pasca dihantam bencana hidrometeorologi.

Berikut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait jumlah korban di tiga provinsi tersebut yang dirilis 31 Desember 2025:

Sumatera Utara

Korban meninggal: 365 orang

Korban hilang: 60 orang

Mengungsi: 11.574 orang.

 

Aceh

Korban meninggal: 527 orang

Korban hilang: 31 orang

Mengungsi: 356.655 orang.

 

Sumatera Barat

Korban meninggal: 262 orang

Korban hilang: 74 orang

Mengungsi: 9.935 orang.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya