Liputan6.com, Jakarta - Pembayaran klaim asuransi mobil bagi nasabah Asuransi Simas Insurtech terdampak banjir Medan, Sumatra Utara, terealisasi dengan nilai lebih dari Rp 1,3 miliar. Pembayaran klaim ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan kepastian perlindungan kepada nasabah di tengah proses pemulihan pascabencana.
Kecepatan dan ketepatan penyelesaian klaim dinilai penting untuk membantu meringankan beban nasabah yang terdampak kerugian.
Advertisement
Perwakilan PT Asuransi Simas Insurtech Robert Silaen menyampaikan belasungkawa atas musibah banjir yang terjadi. Ia berharap kondisi pascabencana, khususnya di wilayah Sumatra Utara, dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Langkah cepat dalam pembayaran klaim ini disebut sebagai bentuk transparansi dan komitmen perusahaan dalam memberikan layanan yang dapat diandalkan, terutama pada situasi darurat seperti bencana alam yang berdampak langsung pada aset kendaraan bermotor.
Perluasan Jaminan Banjir
Manajemen PT Asuransi Simas Insurtech menegaskan bahwa pemenuhan klaim tersebut merupakan bagian dari visi perusahaan untuk terus memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya perlindungan tambahan.
Salah satu bentuk perlindungan yang dinilai relevan adalah opsi perluasan jaminan banjir, mengingat kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi. Perlindungan tambahan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman lebih bagi pemilik kendaraan.
Salah satu penerima klaim, Jody Hartanto, mengaku puas dengan layanan yang diterimanya.“Saya sangat terbantu oleh kecepatan proses klaim ini. Respon yang cepat memberikan ketenangan di tengah situasi sulit seperti ini,” ujarnya dikutip Jumat (26/12/2025).
Menurutnya, kecepatan dan kejelasan proses menjadi faktor penting dalam menghadapi dampak bencana. Proses klaim yang berjalan lancar membantu nasabah untuk segera fokus pada pemulihan pascabanjir tanpa harus terbebani oleh urusan administratif yang berlarut-larut.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perlindungan kendaraan di tengah risiko bencana alam.
Tim Klaim Lapangan
Banjir yang melanda Medan pada akhir November hingga awal Desember 2025 memberikan dampak signifikan terhadap kendaraan milik warga maupun pelaku usaha. Merespons kondisi darurat tersebut, Simas Insurtech langsung mengaktifkan tim klaim lapangan.
Tim tersebut bertugas melakukan pendataan, verifikasi, serta komunikasi proaktif dengan para nasabah terdampak. Dukungan teknologi dan sistem layanan yang efisien menjadi kunci dalam mempercepat proses penanganan klaim.
Langkah strategis ini bertujuan agar pembayaran klaim dapat dilakukan tanpa hambatan administratif yang berarti. Simas Insurtech mencatat, pembayaran klaim dapat diselesaikan hanya dalam kurun waktu 2–3 hari kerja sejak dokumen dinyatakan lengkap.
Melalui langkah tersebut, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan solusi perlindungan yang cepat, mudah, dan andal bagi masyarakat Indonesia, khususnya saat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.
Ke depan, perusahaan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kendaraan dapat terus meningkat seiring dengan potensi risiko cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.