Manchester City Paling Serius Dapatkan Tanda Tangan Buruan Manchester United

Antoine Semenyo jadi incaran panas Januari 2026. Chelsea mundur, Manchester City paling serius, sementara Liverpool dan MU terus mengintai.

oleh Dimas Satria NugrohoDiterbitkan 26 Desember 2025, 05:00 WIB
Striker Bournemouth asal Ghana bernomor punggung 24, Antoine Semenyo, merayakan gol pertama mereka yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1 selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Bournemouth di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 15 Desember 2025. (PETER POWELL/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Nama Antoine Semenyo mendadak jadi panas jelang dibukanya bursa transfer Januari 2026. Penyerang Bournemouth itu kini dikaitkan kuat dengan Manchester City, terutama setelah Chelsea memutuskan mundur dari rencana transfer senilai 65 juta poundsterling.

Situasi ini membuat persaingan mengerucut ke Man City, Liverpool, dan Manchester United. Bagi The Citizens, langkah ini sejalan dengan ambisi menjaga konsistensi di jalur juara Liga Inggris.

Mereka hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen Arsenal dan masih bersaing perebutan gelar di berbagai ajang. Semenyo dipandang sebagai tambahan ideal untuk menambah kedalaman lini serang di tengah jadwal padat.

Dengan klausul pelepasan yang terbatas waktunya, saga ini berpotensi bergerak cepat dan menentukan peta persaingan musim ini.


Chelsea Mundur dari Pertarungan?

Pelatih kepala Chelsea asal Italia, Enzo Maresca, memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan Premier League antara Chelsea dan Arsenal di Stamford Bridge, London, pada 30 November 2025. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Chelsea sempat melakukan pendekatan awal, namun langsung menarik rem tangan. Menurut laporan The Athletic, The Blues merasa cukup percaya diri dengan opsi yang sudah ada di skuad.

Enzo Maresca disebut masih memiliki banyak pilihan di lini depan, mulai dari Cole Palmer hingga Pedro Neto. Keputusan ini membuat Chelsea memilih menunda rencana belanja besar hingga 2026.

Mundurnya Chelsea otomatis memberi ruang lebih besar bagi The Citizens dan rival lainnya. Di sisi lain, Bournemouth menyadari posisi tawar mereka cukup kuat.

Dengan klausul pelepasan 65 juta poundsterling yang aktif di awal Januari, klub pantai selatan itu berada dalam posisi nyaman untuk menunggu tawaran terbaik, sementara Semenyo mulai dihadapkan pada keputusan besar dalam kariernya.


Bergerak Cepat tapi Tetap Waspada

Pep Guardiola pada laga Man City vs Tottenham di pekan ke-2 Premier League 2025/2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Manchester City tak mau kehilangan momentum. Menurut laporan jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano, Direktur Olahraga Man City Hugo Viana sudah melakukan pembicaraan langsung dengan pihak Semenyo.

The Citizens ingin kepastian secepat mungkin, apalagi klausul pelepasan sang pemain hanya berlaku 10 hari pertama Januari.

Dari sudut pandang Semenyo, Man City terlihat menggoda karena peluang meraih trofi. Namun Pep Guardiola tetap menuntut peningkatan performa tim.

"Saya senang, tetapi cara kami bermain dengan bola harus ditingkatkan atau itu tidak akan cukup," ujar Guardiola, dilansir Goal.com.

Pernyataan ini menunjukkan tim asuhan pelatih asal Spanyol itu bukan sekadar membeli pemain, melainkan mencari sosok yang benar-benar siap bersaing di level tertinggi demi titel juara.


Menimbang Masa Depan, Bournemouth Sudah Siap Kehilangan

Pemain Bournemouth, Antoine Semenyo saat bermain di Liga Inggris 2025/2026. (Glyn KIRK / AFP)

Meski minat besar datang, belum ada kesepakatan resmi. Semenyo disebut condong ke Man City karena ambisi memenangkan trofi, namun Liverpool dan Manchester United masih mengintai.

Man United bahkan menegaskan hanya ingin merekrut pemain yang benar-benar bersemangat untuk bergabung. Di sisi lain, pelatih Bournemouth Andoni Iraola berharap sang pemain bertahan, meski realistis melihat situasi.

Bournemouth punya rekam jejak melepas bintang, dari Dominic Solanke hingga Illia Zabarnyi. Jika Semenyo pergi, ia kemungkinan menjadi bagian dari pola tersebut.

Yang jelas, keputusan transfer ini bukan hanya soal klub baru, tapi juga soal memilih panggung terbaik di tengah panasnya persaingan juara Liga Inggris.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya