Truk Trailer Adu Banteng di Pantura Tuban, Rumah Warga Hancur

Truk trailer dan dump truk tronton terlibat tabrakan di pintu masuk kawasan wisata mangrove.

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 09:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Truk trailer dan tronton adu banteng di Pantura Tuban.
  • Rumah warga rusak, sopir trailer luka serius dan terjepit.
  • Polisi selidiki penyebab truk trailer oleng ke jalur berlawanan.

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan kembali terjadi di Jalur Pantura Tuban. Truk trailer dan dump truk tronton terlibat tabrakan adu banteng di pintu masuk kawasan wisata mangrove, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jumat (2/10/2026).

Kecelakaan tersebut mengakibatkan sebuah rumah warga rusak setelah ditabrak truk trailer. Sopir trailer juga terjepit di dalam kabin dan mengalami luka serius.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban Ipda Rizky Dwi P mengatakan kecelakaan melibatkan truk trailer bernomor polisi L 8908 UX yang dikemudikan Hamad Supandi (50), warga Porong, Sidoarjo, dan dump truk tronton bernomor polisi L 8019 UA yang dikemudikan Shohib (65), warga Tulungagung.

"Truk trailer yang melaju di jalur Pantura tiba-tiba oleng ke kanan dan melompat ke jalur berlawanan. Dari arah berlawanan, dump truk tronton melaju sehingga benturan adu banteng tidak dapat dihindarkan," ujarnya, Jumat (2/10/2026).

Setelah bertabrakan, truk trailer terus melaju hingga keluar badan jalan dan menghantam rumah milik Marlikan, warga Desa Tuwirewetan, Kecamatan Merakurak.

 

Dalami Penyebab

Benturan tersebut membuat bagian depan kabin trailer ringsek. Sopir truk trailer terjepit di antara besi kabin dan mengalami luka serius pada bagian kepala hingga tidak sadarkan diri.

Warga sekitar kemudian berupaya mengevakuasi korban dengan peralatan seadanya. Setelah berhasil dievakuasi, korban dilarikan ke Rumah Sakit NU Tuban untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi masih menyelidiki penyebab truk trailer tiba-tiba oleng hingga masuk ke jalur berlawanan.

"Kendaraan sudah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kami sedang mendata pihak-pihak terkait untuk memastikan rangkaian peristiwa ini," tegas Rizky.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6