Mengenal Alya Syahrani dan Dewara Zaqqi, Pemeran Kugy serta Keenan dalam Musikal Perahu Kertas

Bintang utama Musikal Perahu Kertas ini punya pengalaman cukup panjang dalam pertunjukan panggung.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 23 Desember 2025, 09:00 WIB
Bintang Musikal Perahu Kertas, Alya Syaharani dan Dewara Zaqqi. (dok. Instagram/ musikalperahukertas)

Liputan6.com, Jakarta - Tahun 2012 silam, novel Perahu Kertas karya penulis Dewi "Dee" Lestari diadaptasi dalam bentuk film. Kini, cerita Kugy dan Keenan serta mimpi-mimpi mereka, akan kembali menari-nari dalam Musikal Perahu Kertas yang akan dihelat pada 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.

Pertunjukan musikal ini terwujud lewat kolaborasi Trinity Entertainment Network dengan TrinityYouth Symphony Orchestra (TRUST) dan Indonesia Kaya. 

Dalam filmnya, karakter Kugy yang tomboi dan nyentrik diperankan oleh Maudy Ayunda sementara Keenan sang seniman dilakoni oleh Adipati Dolken. Lantas, bagaimana dengan versi musikalnya?

Rupanya kedua tokoh utama ini akan diperankan dua bintang muda, Alya Syahrani dan Dewara Zaqqi. Keduanya punya pengalaman cukup panjang dalam pertunjukan panggung. 

Dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Perahu Kertas adalah proyek musikal ketujuh bagi Alya Syahrani, yang memulai karirnya sejak tahun 2012, ketika ia masih berusia 10 tahun. Debutnya di panggung musikal dimulai melalui Musikal Laskar Pelangi, dengan peran Sahara.

Sementara Dewara Zaqqi memulai karir musikalnya pada tahun 2024 lewat Polarisasi Musikal oleh Da Lopez Entertainment, dan Perahu Kertas adalah proyek musikal kelima dalam perjalanan kariernya. 

Lantas, apa jam terbang yang cukup tinggi ini membuat keduanya menjadi santuy dalam mempersiapkan diri menuju panggung Musikal Perahu Kertas?

"Tentu tidak seperti itu (santai). Kita dari diajakin aja udah gemeter. 'Hah, diajakin audisi? Yakin?'," kata Dewara Zaqqi saat bertandang ke kantor KLY Youniverse di Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025) lalu.  


Nama Besar Perahu Kertas

Konferensi Pers Musikal Perahu Kertas. (dok. Indonesia Kaya/ Trinity Entertainment Network )

Hal senada juga diungkap oleh Alya. "Pastinya butuh persiapan yang cukup panjang juga, untuk pribadi maupun production secara keseluruhan," kata wanita 24 tahun ini. Alya dan Zaqqi menyebut bahwa mereka telah berlatih intensif sejak Agustus lalu.

Dengan jujur, salah satu tantangan terbesar yang mereka hadapi dalam produksi pertunjukan musikal ini ternyata adalah titel Perahu Kertas itu sendiri.

"Karena mungkin Perahu Kertas ini sudah sangat legend ya, sangat ikonik. Jadi ada beban tersendiri juga pastinya. Kayak, 'Waduh, ini Kugy yang gue mainin diterima sama orang-orang enggak ya'," kata dia.

Lanjut Baca:

Alya juga menyebut bahwa ini adalah proyek pertamanya yang merupakan adaptasi dari sebuah buku. "Jadi, menarik sih, bagaimana kita melepaskan semua ekspektasi atau gambaran dari karakter yang sebelumnya sudah pernah dimainkan, dan membentuk originalitas sendiri untuk menginterpretasikan Kugy dan Keenan sendiri," ia melanjutkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya