Ahmad Doli Kurnia Jabat Plt Ketua Golkar Sumut, Sekretaris DPD Mengundurkan Diri

Ahmad Doli, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR RI dan Wakil Ketua Umum DPP Golkar, ditugaskan untuk memimpin transisi di Sumut menggantikan Musa Rajekshah hingga terlaksananya Musyawarah Daerah (Musda). Keputusan strategis ini memicu reaksi di internal pengurus daerah.

oleh Reza EfendiDiterbitkan 18 Desember 2025, 17:46 WIB
Peran sentral Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia sangat terasa usai berhasil membawa Partai Golkar meraih suara cukup tinggi pada Pemilu 2024. Hal tersebut seperti disampaikan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Dinamika politik di internal Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) bergolak. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar secara resmi menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumut. Menggantikan H Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck.

Penunjukan Ahmad Doli Kurnia tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan Sekjen Muhammad Sarmuji di Jakarta pada 14 Desember 2025.

Ahmad Doli, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR RI dan Wakil Ketua Umum DPP Golkar, ditugaskan untuk memimpin transisi di Sumut menggantikan Musa Rajekshah hingga terlaksananya Musyawarah Daerah (Musda). Keputusan strategis ini memicu reaksi di internal pengurus daerah.

Kabar mengejutkan datang dari Ilhamsyah. Tak lama setelah surat penunjukan Ahmad Doli beredar, Ilhamsyah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris DPD Golkar Sumut.

"Saya tanggal 17 kemarin sudah mengundurkan diri dari Sekretaris Golkar Sumut. Sudah saya sampaikan langsung melalui chat WhatsApp ke Sekjen DPP Golkar," tegas Ilhamsyah saat dikonfirmasi pada Kamis (18/12/2025).

Sebagai tokoh sentral di DPP, Ahmad Doli kini memikul tanggung jawab besar di Sumatera Utara. Fokus utamanya adalah menjaga stabilitas, yaitu memastikan roda organisasi tetap berjalan pasca pergantian kepemimpinan.

Lalu, soliditas kader. Menyatukan barisan pengurus daerah dalam menghadapi agenda politik mendatang. Kemudian, persiapan Musda, menyelenggarakan Musyawarah Daerah untuk memilih ketua definitif.

Keputusan ini menegaskan komitmen DPP Partai Golkar untuk tetap menjaga struktur organisasi yang berkesinambungan di wilayah strategis seperti Sumatera Utara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya