Rumor Thierry Henry Masuk eFootball Menguat, Debut Legend Epic Dinanti

Rumor kehadiran Thierry Henry di eFootball kembali menguat. Sang legenda disebut akan hadir sebagai kartu Legend Epic, dengan peluang versi Big Time di eFootball 2026.

oleh Arief Ferdian MaulanaDiterbitkan 18 Desember 2025, 17:17 WIB
Legenda sepak bola Prancis, Thierry Henry. (AFP/Michael Owens)

Liputan6.com, Jakarta - Nama Thierry Henry dikaitkan bakal hadir sebagai salah satu kartu baru di eFootball. Rumor kemunculan legenda Arsenal dan timnas Prancis ini mengikuti jejak Pepe yang lebih dulu debut sebagai Legend Epic pada November 2025.

Rumor ini muncul dari sumber yang sebelumnya mengungkap bocoran Pepe dengan akurat. Dilansir Egw.news, Kamis (18/12/2025), Thierry Henry akan diperkenalkan sebagai kartu Legend Epic dengan peluang versi Big Time menyusul di eFootball 2026.

Meski terdengar sangat menjanjikan dan membuat banyak fans Arsenal bergembira, komunitas eFootball merespons kabar ini dengan hati=-hati. Sebagian player menilai, bocoran tersebut layak dipercaya karena rekam jejak sumbernya.

Namun, ada juga yang mengingatkan belum ada konfirmasi resmi dari Konami maupun pihak Thierry Henry. Ini bukan tanpa alasan. Saat rumor Pepe pertama kali beredar, detail kehadirannya juga sangat minim.

Banyak meragukan realisasinya. Ternyata, pengembang asal Jepang tersebut benar-benar merilis Pepe sebagai Legend Epic beberapa bulan kemudian. Fakta itu membuat rumor Henry kini menjadi sorotan player.

Thierry Henry - legenda Arsenal ini merupakan top scorer sepanjang masa The Gunners. Namun, sebelum bersinar di Premier League, Henry sempat kesulitan menemukan permainan terbaiknya bersama Juventus. (AFP/Odd Andersen)

Jika Thierry Henry benar-benar hadir di eFootball, ekspektasi dipastikan tinggi. Debut Legend Epic dianggap sebagai langkah paling masuk akal, sementara edisi Big Time, seperti yang sebelumnya pernah dirilis untuk Zlatan Ibrahimović—juga berpeluang menyusul.

Namun, keberhasilan realisasi tersebut sangat bergantung pada kelancaran pada aspek lisensi, terutama mengingat pengalaman Konami sempat menarik materi promosi Zlatan akibat kendala hak cipta.

Dari sisi permainan, Henry diprediksi akan menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di eFootball. Karakteristik kecepatan, akselerasi, dan penyelesaian akhir membuatnya berpotensi dibekali kemampuan khusus seperti Acceleration Burst, Momentum Dribbling, Phenomenal Finishing, hingga Willpower.

Untuk latar klub, Arsenal dan Barcelona disebut sebagai kandidat terkuat karena keduanya telah memiliki kerja sama lisensi resmi dengan KONAMI.

Kehadiran legenda melalui bocoran sebenarnya bukan hal baru di eFootball. Sebelumnya, Pelé dan Ferenc Puskás lebih dulu terdeteksi melalui file komentar dan audio internal sebelum diumumkan secara resmi. Zinedine Zidane juga mengalami pola serupa, dengan jejak komentator yang muncul jauh hari sebelum debut resminya di dalam game.

Hingga kini, KONAMI belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor Thierry Henry. Namun, jika kabar tersebut terbukti benar, eFootball berpeluang menghadirkan salah satu ikon terbesar sepak bola dunia, meski dengan konsekuensi biaya akuisisi yang kemungkinan akan menguras koin para pemain.

eFootball Menang Google Play Best of 2025

eFootball meraih gelar “Best Ongoing” di Google Play Best of 2025. (Dok: Sportsdunia)

Sebelumnya, eFootball mencetak pencapaian besar. Untuk pertama kalinya, game sepak bola besutan Konami ini sukses meraih penghargaan "Best Ongoing" dalam ajang Google Play Best of 2025 di Jepang.

Penghargaan bergengsi dari Google ini diberikan untuk game konsisten menghadirkan konten baru dan mempertahankan kualitas layanan sepanjang tahun.

Sejak debut sebagai Pro Evolution Soccer (PES) pada 1995, game sepak bola ini terus berevolusi mengikuti perkembangan industri game. Transformasi besar terjadi pada 2021, di mana Konami mengubah model free-to-play dengan game-as-a-service (GaaS).

Dengan format ini, perusahaan berbasis di Jepang tersebut memungkinkan mereka mereka menambah konten serta memperbaiki gameplay secara berkelanjutan.

"Penghargaan ini tak lepas dari dukungan komunitas global. Ini merupakan kehormatan besar bagi kami", kata tim eFootball dalam pernyataannya yang dikutip dari Sportsdunia, Sabtu (22/11/2025).

Konami menambahkan, “kami berterima kasih kepada semua pemain dari seluruh dunia yang tetap setia mendukung eFootball. Tahun depan akan menjadi ajang sepak bola terbesar, dan kami akan terus bekerja untuk menghadirkan pengalaman bermain yang semakin menghibur".

 

900 Juta Unduhan di 2025

eFootball Berusia 30 Tahun! Konami Gratiskan Lionel Messi dan Perkenalkan Fitur Baru, Apa Saja? (Doc: Konami)

Popularitas eFootball di 2025 berada di titik tertinggi. Saat versi baru game ini meluncur Agustus lalu, tercatat lebih dari 900 juta unduhan di Play Store dan App Store.

Dukungan cross-platform juga membuat pemain bisa bertanding lewat mobile, PC, hingga konsol dalam satu ekosistem sama. Mekanik bola juga lebih realistis, dan animasi lebih halus menjadi nilai tambah. Komunitas eFootball di berbagai negara juga terus bertumbuh, termasuk di Indonesia.

Sebagai bentuk memeriahkan pencapaian Google Play Best of 2025, Konami sudah menyiapkan hadiah gratis bagi seluruh pemain. Mulai Kamis, 20 November 2025, pemain bisa mengklaim satu tiket "Special Player List Lottery Contract" setelah proses maintenance mingguan selesai.

Sayang, perusahaan masih belum bisa memastikan apakah bonus ini akan dibagikan seragam di semua regional. Namun, selama ini perusahaan rutin memberikan paket berisi kartu Epic, Showtime, atau pemain edisi spesial lainnya.

eFootball Berusia 30 Tahun! Konami Gratiskan Lionel Messi

Sebelumnya, Konami menggulirkan update besar-besaran eFootball versi 5.0.0, sekaligus menandai perayaan 30 tahun game seri sepak bola Pro Evolution Soccer (PES) diluncurkan.

Dalam update eFootball versi baru ini, pengembang membagi-bagikan Lionel Messi secara gratis untuk pemain baru, fitur Link-Up Play buat manajer, opsi Custom Stadium, serta sederet polesan gameplay lintas platform.

Pengembang juga memperkenalkan sejumlah mode dan fitur baru, salah satunya adalah Link-Up Play lewat pembaruan eFootball kali ini.

"Link-Up Play memungkinkan dua pemain (Centerpiece dan Key Man) melakukan kombinasi spesial atau mendapat buff dalam kondisi tertentu jika syarat posisi dan gaya bermain terpenuhi," tulis Konami di keterangannya, Jumat (15/8/2025).

Tak hanya itu, Ruben Amorim, manager baru dari klub Manchester United juga resmi hadir sebagai manajer dengan pengenalan fitur Link-Up Play baru ini.

Infografis game yang dianggap berbahaya untuk anak-anak (Sumber: Infografis Sahabat Keluarga kemendikbud).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya