Liputan6.com, Jakarta - Angin puting beliung menerjang Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung, pada Senin sore (15/12/2025). Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 11 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB itu melanda dua kelurahan, yakni Kelurahan Gunung Sari dan Kelurahan Pelita. Warga sempat panik saat angin berputar kencang disertai hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Advertisement
Terjangan angin menyebabkan sejumlah atap rumah, berupa seng dan genteng, beterbangan hingga mengalami kerusakan. Dampak paling parah terjadi di Kelurahan Gunung Sari, sementara sebagian lainnya berada di Kelurahan Pelita.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Saputra mengatakan, total ada 11 rumah yang terdampak akibat angin puting beliung tersebut.
“Sebanyak sembilan rumah berada di Kelurahan Gunung Sari dan dua rumah lainnya di Kelurahan Pelita. Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap rumah,” kata Idham, Selasa (17/12/2025).
Pasca kejadian, BPBD Kota Bandar Lampung langsung menurunkan personel ke lokasi terdampak. Petugas membantu warga membersihkan sisa material bangunan yang rusak serta merapikan atap rumah yang terlepas akibat terjangan angin.
“Kami langsung melakukan penanganan awal dan menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak,” jelas dia.
Kerusakan Ringan
Idham menambahkan, kerusakan yang dialami warga tergolong ringan sehingga tidak memerlukan pengungsian. BPBD juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa ataupun warga yang mengalami luka-luka. Seluruh warga dalam kondisi aman,” ungkapnya.
Dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Warga diminta meningkatkan kesiapsiagaan guna meminimalkan risiko bencana.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan siap siaga menghadapi cuaca ekstrem,” tutup dia.