Garmin Connect Data Report 2025 Ungkap Tren Olahraga di Indonesia, Padel Naik 1.684 Persen

Garmin Connect Data Report 2025 mencatat tren positif gaya hidup aktif di Indonesia. Lari tetap dominan, latihan kekuatan melonjak, dan padel menjadi olahraga d

oleh YusliansonDiterbitkan 17 Desember 2025, 16:00 WIB
Ilustrasi padel, raket padel. (Photo by Marcia Salido on Pexels)

Liputan6.com, Jakarta - Garmin baru saja mengungkap laporan tahunan mereka, memperlihatkan tren di mana masyarakat di Indonesia kian aktif bergerak. Garmin Connect Data Reports 2025 mencatat, ada peningkatan signifikan aktivitas fisik pengguna Garmin sepanjang satu tahun terakhir.

Berdasarkan data jutaan pengguna, tingkat aktivitas global meningkat 8 persen dibandingkan 2024. Sementara itu, Indonesia ikut menunjukkan arah positif, terutama lewat lonjakan latian kekuatan, kebiasaan berjalan kaki, dan munculnya olahraga baru yang tumbuh pesat.

Mengutip laporan Garmin, Rabu (17/12/2025), lari masih menjadi olahraga paling populer di Indonesia sepanjang 2025 dengan lebih dari 10,6 juta sesi. Selanjutnya ada jalan kaki dengan lebih dari 4,7 juta aktivitas, disusul latihan kekuatan menembus angka 2,3 juta sesi.

Lonjakan mencolong datang dari strength training. Secara global, olahraga ini tumbuh 29 persen dan menjadi tahun keempat berturut-turut dengan pertumbuhan di atas 20 persen.

Di Indonesia, peningkatannya mencapai 65 persen. Angka ini menempatkan latihan kekuatan sebagai salah satu olahraga dengan perkembangan tercepat di Tanah Air.

“Kami melihat semakin banyak pengguna Indonesia  memanfaatkan Garmin Connect untuk memahami pola kesehatan mereka secara lebih mendalam," kata ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.

Ia menambahkan, "peningkatan langkah harian dan tren Body Battery yang stabil menunjukkan bahwa data dapat menjadi alat penting dalam membangun rutinitas kebugaran yang lebih cerdas dan berkelanjutan.” 

Terjadinya perubahan pola latihan ini menunjukkan masyarakat mulai menerapkan pendekatan lebih seimbang. Dijelaskan, pengguna kini tidak lagi hanya fokus pada kardio, tetapi juga membangun kekuatan otot untuk mendukung performa jangka panjang.

Di sisi aktivitas harian, lebih dari setengah pengguna Garmin di dunia rata-rata melangkah 8.000 langkah per hari. Sebanyak 28 persen melampaui 10.000 langkah. Lalu bagaimana dengan pengguna di Indonesia.

Disebutkan, pengguna Indonesia mencatatkan 5.818 langkah per hari. Angka ini naik 8,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya, meski masih di bawah rata-rata global.

Laporan tahunan Garmin juga menyoroti Padel sebagai fenomena baru di Indonesia, dan menjadi olahraga dengan pertumbuhan tercepat dengan lonjakan hingga 1.684 persen dibandingkan tahun lalu.

Sedangkan track running dan tenis turut mencatat kenaikan signifikan dengan pertumbuhan masing-masing 124 persen dan 113 persen.

Garmin Venu 4 Hadir di Indonesia

Garmin Venu 4. (Doc: Garmin)
Garmin

Garmin baru saja memperkenalkan smartwatch terbaru mereka, Venu 4, di Indonesia yang dirancang untuk memahami tubuh pengguna secara personal.

Garmin Venu 4 membawa sejumlah fitur kesehatan cerdas, termasuk Garmin Fitness Coach adaptif dan Health Status, yang mampu menganalisis tren tubuh pengguna secara mendalam.

Dengan slogan “Health That Fits You”, Garmin Venu 4 menggabungkan desain elegan berbahan logam dengan teknologi wellness terkini.

Smartwatch ini juga dilengkapi speaker dan mikrofon bawaan, serta lampu senter LED untuk membantu di kondisi minim cahaya.

Perusahaan mengklaim, Venu 4 memiliki daya tahan baterai hingga 12 hari dalam mode jam pintar, memungkinkan pemantauan kesehatan 24 jam tanpa perlu sering mengisi daya.

Dalam keterangan resminya, Sabtu (11/10/2025), pengguna bisa memantau kualitas tidur, detak jantung, HRV, Boddy Battery, hingga tingkat stres secara berkelanjutan.

"Garmin kini bukan hanya merek smartwatch olahraga, tetapi teman perjalanan wellness penggunanya", ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.

"Dengan Venu 4, kami ingin membantu lebih banyak orang memahami metrik tubuh mereka, menjaga kesehatan secara menyeluruh, dan tetap termotivasi menjalani hidup aktif".

Paham Tubuh Lebih Personal dengan Fitur Kesehatan Cerdas

Garmin Venu 4 hadir dengan serangkaian fitur kesehatan canggih yang dirancang untuk memberikan wawasan mendalam tentang kondisi tubuh pengguna.

Salah satu fitur unggulannya adalah Health Status (Beta), yang memantau biometrik utama selama tidur, termasuk detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), pernapasan, suhu kulit, dan Pulse Ox.

Fitur ini juga mampu mengirimkan peringatan jika metrik-metrik tersebut menyimpang dari pola normal pribadi pengguna, memberikan deteksi dini terhadap perubahan tubuh.

Selain itu, Venu 4 memperkenalkan Adaptive Training Coach yang memberikan rekomendasi latihan mingguan yang disesuaikan dengan kondisi tubuh pengguna.

Pelatih kebugaran baru ini dapat menyusun program latihan personal untuk lebih dari 25 jenis aktivitas, mulai dari lari, bersepeda, berenang, hingga golf, berdasarkan riwayat aktivitas harian, tingkat pemulihan tubuh, serta kualitas tidur terakhir pengguna.

Fitur Advanced Sleep Metrics

Fitur Lifestyle Logging memungkinkan pengguna mencatat kebiasaan harian seperti konsumsi kafein atau alkohol dan menganalisis dampaknya terhadap tidur dan stres, membantu pengguna memahami bagaimana gaya hidup memengaruhi kesehatan mereka.

Pembaruan signifikan juga terlihat pada Advanced Sleep Metrics, yang tidak hanya memantau durasi tidur, tetapi juga menganalisis konsistensi jam tidur selama seminggu penuh dan keselarasan dengan ritme sirkadian tubuh.

Jam tangan ini bahkan bisa mendeteksi anomali pada metrik kesehatan seperti detak jantung, suhu kulit, atau pola pernapasan saat pengguna tidur, memberikan peringatan dini terkait stres tinggi atau kemungkinan tanda penyakit.

Fitur-fitur ini, bersama dengan pemantauan detak jantung 24/7, SpO₂, dan Body Battery, memberikan gambaran lengkap tentang kesejahteraan pengguna.Garmin Connect Data Report 2025 mencatat tren positif gaya hidup aktif di Indonesia. Lari tetap dominan, latihan kekuatan melonjak, dan padel menjadi olahraga dengan pertumbuhan tercepat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya