Liputan6.com, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menguatkan langkah digitalisasinya dengan menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan Aplikasi Broadcasting yang diikuti 120 Penanggung Jawab Kegiatan (PIC) dari unit pusat, Kantor Regional, hingga UPT.
Kegiatan ini menjadi upaya strategis Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk meningkatkan kemampuan produksi siaran digital di setiap unit kerja.
Advertisement
Dikutip dari website resmi bkn.go.id pada Kamis (11/12/2025), Direktur Infrastruktur Teknologi Informasi dan Keamanan Informasi (INTI) BKN, Yudhantoro Bayu, mengatakan proses transformasi digital di internal BKN kini bergerak lebih cepat seiring meningkatnya kebutuhan penyelenggaraan kegiatan hybrid.
“Kegiatan luring atau pun daring makin sering dilakukan, sehingga SDM dan infrastruktur harus mampu merespons tuntutan tersebut. Pelatihan ini menghadirkan PIC yang bisa menjadi tenaga teknis andal serta mempercepat layanan di unit masing-masing,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Yudhantoro juga memperkenalkan Layanan Helpdesk Terpusat sebagai sarana untuk mempermudah pengajuan kebutuhan fasilitas konferensi dan penyiaran.
“Helpdesk terpusat ini merupakan bentuk komitmen kami menyediakan dukungan teknis yang lebih mudah diakses dan terintegrasi,” ia menegaskan.
Sesi berikutnya menghadirkan Plt. Deputi Sistem Informasi Kepegawaian dan Digitalisasi (SIDIGI), Jumiati, menekankan pentingnya empat pilar dalam aktivitas broadcasting: skill teknis, literasi digital, etika publikasi, dan keamanan data.
Standar Siaran Digital Kian Ditingkatkan
Yudhantoro menambahkan penguasaan keempat pilar tersebut menjadi fondasi bagi setiap unit kerja untuk menghasilkan siaran digital berkualitas tanpa meninggalkan aspek etika dan keamanan informasi.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi teknis sekaligus praktik langsung menggunakan aplikasi OBS dan VMIX bersama para instruktur. Dukungan pimpinan BKN ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Kepala BKN Suharmen serta Sekretaris Utama BKN, Imas Sukmariah.
Sekretaris Utama BKN, Imas Sukmariah menyampaikan apresiasi terhadap langkah Direktorat INTI yang menginisiasi workshop dan layanan pendukung tersebut.
“Kami mengapresiasi upaya INTI dalam menyediakan pelatihan dan helpdesk terpusat. Para PIC harus menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap kegiatan BKN tersaji secara profesional. Jejak digital yang kita hasilkan adalah gambaran akuntabilitas dan kemajuan BKN,” ucapnya.
Ia juga menegaskan bahwa penguatan SDM dan infrastruktur digital menjadi bukti kesiapan BKN menghadapi dinamika era digital.