Liputan6.com, Hanoi - Majelis Nasional Vietnam meloloskan undang-undang (UU) kependudukan baru yang memperkenalkan serangkaian kebijakan untuk mendorong angka kelahiran.
UU tersebut juga akan mempertahankan level fertilitas di tingkat penggantian (replacement-level), dikutip dari laman Antara News, Kamis (11/12/2025).
Advertisement
Di bawah UU baru tersebut, perempuan berhak mendapatkan cuti melahirkan selama tujuh bulan untuk kelahiran anak kedua mereka, satu bulan lebih lama dari kebijakan saat ini.
Sementara itu, orang tua laki-laki akan diberikan cuti ayah (paternity leave) selama 10 hari kerja.
UU itu juga mengatur pemberian dukungan finansial bagi perempuan yang memiliki dua anak sebelum usia 35 tahun serta memprioritaskan rumah tangga dengan dua anak biologis atau lebih dalam mengakses perumahan sosial untuk dibeli atau disewa.
UU tersebut rencananya akan mulai diberlakukan pada 1 Juli 2026.