Liputan6.com, Jakarta - Michael Saylor kembali memberi sinyal kuat soal potensi aksi akumulasi Bitcoin terbaru yang akan dilakukan perusahaan Strategy. Melalui pembaruan Bitcoin Tracker di platform X, Saylor—yang kini menjabat Executive Chairman—menyiratkan bahwa perusahaan sedang bersiap menambah kepemilikan BTC.
DIkutip dari coinmarketcap, Senin (8/12/2025), Strategy, yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, memang terkenal sebagai salah satu perusahaan publik yang agresif membeli Bitcoin sejak 2020. Hampir setiap unggahan Saylor tentang BTC biasanya menjadi petunjuk awal sebelum Strategy mengumumkan pembelian resmi melalui dokumen SEC Form 8-K.
Advertisement
Dalam unggahan terbarunya, Saylor mengatakan, “Kembalinya ‘orange dots’ menjadi sinyal bahwa kami kemungkinan tengah bersiap untuk putaran akumulasi BTC berikutnya.”
Sinyal tersebut kembali memicu perhatian pasar, mengingat aksi beli Strategy sering menjadi pemicu optimisme investor. Setiap kali perusahaan menambah cadangan Bitcoin, sentimennya kerap mendorong narasi bahwa BTC layak dijadikan aset cadangan jangka panjang di tingkat korporasi.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Pengumuman Resmi Pekan Depan
Jika benar terjadi, aksi beli Strategy kali ini diperkirakan kembali memperkuat permintaan terhadap Bitcoin di level institusional. Selama ini, langkah Strategy selalu mempengaruhi dinamika pasar, terutama karena skala akumulasinya yang besar dan konsisten.
Kebijakan perusahaan dalam menjadikan Bitcoin sebagai aset utama di neracanya telah mengubah persepsi banyak pelaku industri. Strategi tersebut juga berdampak pada saham Strategy yang biasanya bergerak mengikuti tren harga BTC.
Pengumuman resmi terkait pembelian baru kemungkinan akan dirilis pekan depan, mengikuti pola perusahaan yang biasanya mendahului publikasi data akuisisi melalui unggahan Saylor. Jika benar terjadi, pasar diperkirakan akan memantau dampak akumulasi ini terhadap harga Bitcoin serta arah adopsi korporasi ke depan.