Golkar Serukan Koalisi Permanen, Bahlil ke Prabowo: Jangan Koalisi On-Off

Bahlil menekankan pentingnya solidaritas antarpartai koalisi dalam menghadapi tantangan pemerintahan.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 06 Desember 2025, 10:23 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat. (Foto: Merdeka.com/Nur Habibie)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyerukan pentingnya pembentukan koalisi permanen untuk mendukung stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Bahlil dalam pidato puncak peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Berbicara di hadapan kader dan tamu undangan dari partai koalisi pemerintahan, Bahlil menegaskan bahwa pemerintahan yang kuat hanya dapat terwujud jika ditopang dukungan politik yang konsisten dan tidak bersifat pragmatis.

"Kalau perlu dibuatkan koalisi permanen. Jangan koalisi on-off, jangan koalisi in-out, jangan koalisi di sana senang, di sini senang, dimana-mana hatiku senang,” ujar Bahlil seperti dikutip Sabtu (6/12/2025).

Ia menekankan pentingnya solidaritas antarpartai koalisi dalam menghadapi tantangan pemerintahan.

"Kalau mau menderita, menderita bareng-bareng. Kalau mau senang, senang bareng-bareng,” imbuhnya.

 

Bangun Komitmen Politik

Menurut Bahlil, koalisi yang hanya dibangun atas dasar kepentingan jangka pendek justru akan melemahkan efektivitas pemerintahan.

Karena itu, ia meminta seluruh partai pendukung Prabowo membangun komitmen politik yang tegas dan saling menguatkan.

"Kita sudah harus memiliki prinsip yang kuat untuk meletakkan kerangka koalisi yang benar. Dan ini dibutuhkan gentlemen, gentlemen yang kuat,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Bahlil menyampaikan pesan bernada sindiran mengenai ketegasan dalam berpolitik.

“Jangan seperti kata orang Papua bilang: baca lain, tulis lain, bilang lain!” kata Bahlil mengakhiri.

Banner Infografis Serba-Serbi Jajaran Kabinet Merah Putih Digembleng di Lembah Tidar. (Foto: Handout/Media Partner Partai Gerindra/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya