Banjir menyebabkan permukiman porak-poranda, tersapu air bah.
Hingga Selasa (2/12/2025), 115 orang meninggal dunia akibat banjir bandang di Kecamatan Palembayan.
Tidak hanya itu, 76 orang lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian, serta 1.511 orang harus mengungsi.
Warga bernama Leli Mariana (31) bercerita, awalnya mendengar suara bergemuruh dari atas perbukitan.
Tidak ada yang menduka bahwa itu adalah galodon atau banjir bandang.
Namun suara itu semakin kuat dan ia melihat ke belakang rumahnya, ternyata air yang bercampur dengan batu-batu besar dan pepohonan besar sedang meluncur dengan deras.
Banyak rumah warga di sana hilang tersapu banjir bandang.
Bantuan untuk korban banjir terus berdatangan.
Petugas memeriksa kondisi kesehatan warga di Palembayan Agam.