Simpan Jenazah Orang Tua di Rumah, Wanita Inggris Ditangkap Polisi

Apa alasan wanita ini menyimpan jenazah orang tuanya di dalam rumah?

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 01 Desember 2025, 18:35 WIB
Ilustrasi mayat. (Pixabay)

Liputan6.com, London - Selama empat tahun, Virginia McCullough, tinggal bersama jenazah orang tuanya dari 17 Juni 2019 hingga 15 September 2023, di Inggris. Ia membuat makam berbentuk persegi panjang dan ditutupi beberapa selimut, serta sejumlah gambar dan lukisan di atasnya.

Tindakan kejahatannya terbongkar setelah dokter umum orang tuanya khawatir atas janji temu yang sering kali terlewat, di mana ia terus berbohong tentang keberadaan mereka.

Akhirnya, dokter tersebut bekerja sama dengan polisi untuk memeriksa keadaannya ke rumah pada 15 September 2023. Saat ditemukan, polisi terkejut setelah mendapatkan makam darurat di dalam rumahnya, dilansir dari Independent, Senin (1/12/2025).

Aksi Pembunuhan

Seorang putri dari John (70) dan Lois McCullough (71) tega meracuni ayahnya dengan obat resep yang dihancurkan dan dicampurkan ke dalam minuman beralkoholnya.

Keesokan harinya, ia melanjutkan aksi pembunuhan kepada ibunya yang memukulnya dengan palu dan menikamnya beberapa kali di dada dengan pisau dapur, yang bahkan dibeli khusus untuk tujuan kejinya ini.

Jenazah kedua orang tuanya tetap di rumah yang berlokasi di Pump Hill, Great Baddow, Essex, yang mengubah ruang lantai dasar rumah menjadi pemakaman, dulunya ruang itu merupakan kamar tidur dan ruang belajar.

Virginia (36) akhirnya menjadi terdakwa dan membuat wajah sedih saat di pengadilan saat dibacakan dakwaan kepadanya, sementara penyelidikan berhasil mengungkap fakta di balik kehidupannya bahwa ia terlibat dalam perjudian online dan memiliki kehidupan mewah yang selalu boros.

 

 

Keuntungan Pribadi dan Kepuasan

Ilustrasi barang mewah (copyright Freepik)

Sebanyak 21.193 Pound Sterling telah melakukan transaksi perjudian antara 1 Juni 2018 dan 14 September 2023. Ayahnya yang merupakan seorang dosen di Universitas Anglia Ruskin dan telah pensiun ini masih menerima dana pensiun negara sebesar 59.664,01 Pound Sterling dan 76.334,58 dari dana pensiun guru.

Uang tersebut malah dihambur-hamburkan untuk membeli barang-barang mewah, karena selama bertahun-tahun ia diketahui tidak bekerja.

Dalam pengadilan, ia ternyata telah memikirkan untuk membunuh orang tuanya sejak Maret 2019. Saudara laki-laki Lois McCullough, Richard Butcher, mengatakan bahwa keponakannnya sangat berbahaya.

Banyak permasalahan atau keinginan gaya hidup yang membuatnya berani melakukan pembunuhan, tidak hanya pengeluaran yang besar akibat tidak bekerja lagi, tetapi ia telah membuat perencanaan yang disengaja demi keuntungan pribadi dari keuangan kedua orang tuanya. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya