Nestapa Balita di Bandung, Sekujur Tubuh Penuh Luka Berujung Tewas Ternyata Pelakunya Ibu Tiri

Kematian balita malang itu terungkap setelah ayah kandungnya melaporkan ulah ibu tiri ke polisi.

oleh Lia HarahapDiterbitkan 25 November 2025, 13:58 WIB
Ilustrasi balita (pixabay.com)

Liputan6.com, Jakarta Malang sekali nasib balita Raditya Allibyan (4). Dia meregang nyawa di tangan ibu tirinya Sari Mulyani (26). Dugaan kuatnya, balita malang itu korban kekerasan.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung Kompol Anton mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi sejak kematian Raditya pada Sabtu (27/11). Sari juga sudah ditahan.

"Sudah tersangka," kata Anton saat dikonfirmasi di Bandung, Selasa (25/11/2025).

Meski sudah menetapkan tersangka, polisi masih terus mengembangkan penyidikan kasus ini. Termasuk rencana pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka.

“Iya itu (pemeriksaan kejiwaan) akan dilakukan pemeriksaan psikologis,” ujarnya.

Kronologi Kematian Balita Raditya

Tim forensik telah melakukan autopsi terhadap jenazah Raditya. Hasil sementara mengungkap adanya banyak luka pada tubuh korban, baik luka baru maupun luka lama.

“Dari hasil pemeriksaan autopsi memang ditemukan banyak luka-luka, baik luka-luka baru maupun luka-luka bekas lama,” ujarnya.

Anton menyebut luka-luka tersebut diduga kuat akibat kekerasan dengan benda tumpul, terutama pada bagian kepala.

"Terlihat kekerasan benda tumpul di bagian kepala, baik di dahi maupun di bagian belakang. Kemudian ada juga di sekujur tubuhnya, di tangan, kaki, dan di sekitar dada," katanya.

Pelaku Dilaporkan Ayah Kandung

Sari Mulyani ditangkap setelah dilaporkan ayah kandung korban beberapa jam setelah Raditya dinyatakan meninggal dunia.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan intensif terhadap Sari sebagai terlapor. Demikian dikutip dari Antara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya