Adam Wharton Dinilai Bukan Solusi Utama untuk Lini Tengah Manchester United, Andai Bisa Pulangkan Michael Carrick

Dwight Yorke menilai Adam Wharton belum menjadi jawaban utama Manchester United untuk posisi gelandang bertahan. Mantan penyerang Setan Merah itu menegaskan klub masih membutuhkan sosok nomor enam yang mampu mengatur tempo permainan dan mengangkat kualitas lini tengah secara keseluruhan.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 18 November 2025, 19:38 WIB
Gelandang Nottingham Forest asal Skotlandia #08, Elliot Anderson, melanggar gelandang Crystal Palace asal Inggris #20, Adam Wharton, dalam pertandingan Premier League Inggris antara Crystal Palace dan Nottingham Forest di Selhurst Park, London selatan, pada 24 Agustus 2025. (Ben STANSALL/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United terus berburu gelandang bertahan anyar, namun Dwight Yorke menilai Adam Wharton bukan jawaban yang mereka cari. Mantan penyerang Setan Merah itu merasa kualitas Wharton belum berada di level yang dibutuhkan untuk mengangkat performa klub.

Pada musim panas lalu, Manchester United sudah mengeluarkan dana besar untuk memperkuat skuad asuhan Ruben Amorim. Beberapa pemain baru didatangkan untuk mengatasi keterpurukan di musim sebelumnya. Meski demikian, sektor gelandang bertahan dinilai belum tersentuh solusi ideal.

Penampilan Manchester United sendiri mulai menunjukkan perbaikan setelah awal musim yang goyah. Rangkaian hasil positif membuat mereka perlahan naik di klasemen Liga Inggris. Namun, kebutuhan akan sosok pengatur tempo di lini tengah tetap dianggap sebagai pekerjaan rumah utama.

Pembahasan mengenai target gelandang anyar kemudian mengerucut kepada beberapa nama, termasuk Adam Wharton. Harga tinggi yang menyertai sang pemain juga ikut dipertanyakan kelayakannya.


Yorke Ragukan Wharton sebagai Jawaban di Posisi Nomor Enam

Penyerang Everton asal Senegal #10, Iliman Ndiaye (kiri), berebut bola dengan gelandang Crystal Palace asal Inggris #20, Adam Wharton (kanan), dalam pertandingan Premier League antara Everton dan Crystal Palace di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, Inggris barat laut, pada 5 Oktober 2025. (Darren Staples/AFP)

Manchester United disebut menjadikan lini tengah, khususnya peran gelandang bertahan atau nomor enam, sebagai prioritas utama untuk diperkuat. Adam Wharton dari Crystal Palace masuk dalam daftar incaran dengan banderol sekitar 60 sampai 70 juta pounds.

Namun, Yorke menilai Wharton belum menjadi solusi tepat untuk kebutuhan tersebut. Ia melihat masih ada celah besar di posisi itu yang belum bisa tertutup oleh sang pemain.

"Saya tidak yakin Adam Wharton adalah jawabannya. Ia masih belum sepenuhnya sampai ke level itu bagi saya dan itu adalah area yang menjadi perhatian yang harus kami coba perbaiki," ujar Dwight Yorke, dikutip dari Snabbare.

"Itu adalah sebuah celah dalam tim Manchester United ini. Anda melihat sejarah di balik klub sepak bola ini pada masa-masa tersuksesnya dan mereka selalu punya gelandang nomor enam yang fantastis di posisi itu," kata Yorke.


Kebutuhan Gelandang yang Bisa Mengatur Tempo Permainan

Gelandang Manchester United asal Brasil #18, Casemiro, bereaksi di akhir pertandingan final Liga Europa UEFA antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion San Mames, Bilbao, pada 21 Mei 2025. (CESAR MANSO/AFP)

Yorke juga menyinggung performa Casemiro yang dinilai naik turun. Hal ini membuat kebutuhan akan gelandang baru yang konsisten kian mendesak.

Ia menegaskan bahwa area tengah selalu menjadi fokus utama para manajer besar. Dari titik itulah identitas dan keseimbangan tim dibangun. Menurutnya, hingga kini Manchester United masih kekurangan profil pemain yang bisa menjalankan peran penting tersebut.

Lanjut Baca:

"Casemiro tampil naik turun dari waktu ke waktu dan itu adalah bagian yang sangat penting dari tim Anda. Anda mendengar semua manajer hebat, area sentral di lini tengah Anda selalu sangat penting," ucap Dwight Yorke. "Ini tugas yang sulit untuk menemukan pemain yang tepat dan saya pikir itulah alasan mereka kesulitan. Mereka tidak punya pemain yang bisa, seperti yang saya sebut, mengatur lantai permainan dan menentukan tempo, yang bertahan tetapi juga mengoper bola ke depan dan mampu melihat umpan," kata Yorke.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya