Liputan6.com, Jakarta - Spesialis baterai bekas asal Jerman, Voltfang, resmi mengamankan pendanaan sebesar 15 juta Euro dalam putaran pembiayaan Seri B.
Perusahaan yang berpusat di Aachen, negara bagian Rhine Westphalia Utara yang merupakan salah satu wilayah terpadat di Jerman, memanfaatkan pertumbuhan pesat pasar kendaraan listrik di Eropa untuk memperkuat posisinya sebagai pemain utama di sektor penyimpanan energi berkelanjutan.
Advertisement
Didirikan pada 2020 sebagai spin-off dari RWTH Aachen University oleh Afshin Doostdar, David Oudsandji, dan Roman Albert, Voltfang fokus mengubah baterai kendaraan listrik bekas menjadi Battery Energy Storage System (BESS).
Disitat dari laman Thedriven, Menurut Oudsandji, pendanaan Seri B ini merupakan respons langsung terhadap “lonjakan besar” pesanan pada kuartal pertama tahun ini, yang menunjukkan meningkatnya kebutuhan pasar terhadap solusi penyimpanan energi yang efisien dan ramah lingkungan.
Para pendirinya menegaskan bahwa Eropa tengah membutuhkan perluasan infrastruktur energi secara cepat, terutama untuk membangun ketahanan dari ketergantungan energi eksternal.
Salah satunya adalah dengan menciptakan fleksibilitas jaringan melalui cadangan baterai skala besar.
Voltfang menilai bahwa penyimpanan energi berbasis baterai kendaraan listrik bekas dapat menjadi solusi yang efektif, ekonomis, dan memperpanjang siklus hidup baterai.
Rencana Ke Depan dari Voltfang
Tidak hanya memperkuat produksi, Voltfang juga berencana membangun fasilitas baru di Aachen yang ditujukan agar perusahaan mampu mencapai kapasitas produksi hingga 1 GWh.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Eropa terhadap pasokan penyimpanan baterai dari Tiongkok dan negara-negara Asia lainnya.
Saat ini, Voltfang menawarkan berbagai unit BESS yang dapat digunakan oleh UKM hingga proyek utilitas berskala besar.
Produknya mulai dari Voltfang 2 dan Voltfang 2 Indoor (50 kW/45 kWh) yang ideal bagi bisnis yang ingin menekan biaya energi, hingga Voltfang 2 Plus GS dengan kapasitas mulai 1,2 MW dan durasi pengosongan 3,2 MWh untuk kebutuhan skala utilitas.
Voltfang juga telah memasang unit BESS pada salah satu bandara tersibuk di Jerman, Stuttgart, bekerja sama dengan sistem tenaga surya. Sejauh ini, kapasitas 0,54 kWh telah terpasang, dan perusahaan berencana memperluas pemasangan hingga 10 kali lipat dalam waktu dekat.
Secara keseluruhan, Voltfang mengklaim telah menggunakan kembali lebih dari 6.900 baterai kendaraan listrik untuk penyimpanan statis, sebuah pencapaian yang menunjukkan kontribusinya terhadap ekonomi sirkular dan masa depan energi Eropa.