Pengakuan CEO Baru Juventus: Bianconeri Akan Susah Beli Pemain pada Januari 2026 Mendatang

Juventus memasuki babak baru dalam struktur manajemennya setelah Damien Comolli resmi dipromosikan menjadi CEO klub.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 13 November 2025, 13:51 WIB
Logo dan ilustrasi Juventus. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Jakarta Juventus memasuki babak baru dalam struktur manajemennya setelah Damien Comolli resmi dipromosikan menjadi CEO klub. Langkah ini menjadi bagian dari restrukturisasi besar yang dilakukan setelah kepergian Cristiano Giuntoli, yang sebelumnya gagal memenuhi ekspektasi klub dalam urusan transfer pemain.

Di tengah keterbatasan finansial, Comolli dinilai sukses menavigasi bursa transfer musim panas lalu dengan pendekatan yang realistis namun tetap kompetitif.

Penunjukan Comolli mendapat dukungan penuh dari John Elkann, pemegang kendali utama di Juventus, yang percaya pada gaya kepemimpinan dan visi strategis sang CEO baru.


Pengakuan Damien Comolli

Luciano Spalletti memberikan instruksi kepada pemain Juventus. (Marco BERTORELLO / AFP)

Di bawah arahannya, Juventus kini mengedepankan keseimbangan antara ambisi prestasi dan stabilitas finansial. Namun, tantangan besar menanti pada bursa transfer Januari mendatang.

Dalam pernyataannya kepada Calciomercato, Comolli secara terbuka mengakui bahwa Juventus tidak akan bisa bergerak bebas di pasar transfer.

“Kami harus berhati-hati karena aturan Financial Fair Play. UEFA akan memantau setiap langkah kami. Tidak ada rencana besar untuk Januari, kami hanya akan melihat peluang yang masuk akal,” ujarnya.


Strategi Baru Juventus

Luciano Spalletti, pelatih anyar Juventus yang menggantikan Igor Tudor. (Dok. X @juventusfcen)

Pernyataan tersebut mempertegas pendekatan konservatif yang diambil manajemen Bianconeri. Alih-alih menggelontorkan dana besar, Juventus tampaknya akan fokus pada pembangunan jangka panjang dan kepatuhan terhadap regulasi keuangan.

Di sisi lain, pelatih Luciano Spalletti tetap berharap mendapatkan tambahan amunisi untuk menjaga konsistensi tim di sisa musim.

Dengan strategi baru di bawah Comolli, Juventus berusaha menata ulang fondasi klub, tidak hanya di lapangan, tetapi juga di balik meja rapat, demi memastikan stabilitas yang berkelanjutan dalam persaingan domestik dan Eropa.

Sumber: Calciomercato


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya