Liputan6.com, Jakarta - Sport utility vehicle (SUV) listrik baru Chery, J6T akan langsung diproduksi lokal di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor (HIM). Dengan begitu, model yang telah diluncurkan secara resmi ini, dipastikan sudah siap dipinang dan tidak perlu inden.
Menurut Country Vice President PR PT Chery Sales Indonesia (CSI) Budi Darmawan, J6T ini sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di kisaran 40 persen.
Advertisement
"J6T sudah CKD (Completely Knocked Down), di Handal (PT HIM), TKDN seperti kakaknya (J6), di sekitar 40 persen," ujar Budi, saat peluncuran Chery J6T di Megamendung, Puncak, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Dengan status CKD atau dirakit lokal, pembeli tidak perlu inden atau menunggu waktu lama untuk memiliki J6T di garasi rumah. "Sudah bisa dipesan, sudah siap," tukasnya.
Chery J6T hadir dengan beragam ubahan dari model J6 biasa, terutama dari segi desain eksterior. Mobil ini, kini sudah disematkan bumper depan, dan belakang baru.
Selain itu, bentuknya diklaim lebih proposional. Begitu pula kap mesin dengan bagian tengah lebih tinggi.
Sedangkan bagian lampu dan grill, masih tampak sama dengan model J6 biasa. Fender depan dan belakang terlihat lebih tebal, dengan desain yang tegas.
Harga Diumumkan di GJAW 2025
Sementara itu, secara dimensi, Chery J6T mempunyai panjang 4.433 mm, lebar 1.916 mm serta tinggi 1.741 mm. Ground clearance bertambah tinggi dari model biasa, sekitar 225 mm.
Spesifikasi teknisnya, Chery J6T dipersenjatai baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,69 kWh untuk varian penggerak roda belakang (RWD) dengan jarak tempuh 431 Km berdasarkan NEDC. Selain itu, varian iWD baterainya 69,77 kWh dengan jarak tempuh 436 km (NEDC).
Namun, Chery sendiri tak langsung mengumumkan harga jual dari J6T. Pengumuman resmi baru akan dilakukan di gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, pada 21 November mendatang.