Pesantren Harus Jadi Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Maju dan Berkeadaban

Cucun menegaskan pesantren tetap menjadi pilar moral bangsa dan pusat lahirnya generasi berilmu dan berakhlak.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 07 November 2025, 17:00 WIB
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan pentingnya peta jalan kebangkitan pesantren agar semakin berdaya dan adaptif terhadap tantangan zaman. Hal ini disampaikannya dalam Seminar Nasional bertema “Merumuskan Peta Jalan Kebangkitan Pesantren: Akselerasi Pesantren dalam Membangun Bangsa” di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Cucun menegaskan pesantren tetap menjadi pilar moral bangsa dan pusat lahirnya generasi berilmu dan berakhlak. Ia juga menilai momentum kebangkitan pesantren perlu diwujudkan melalui langkah konkret, seperti pembaruan kurikulum, tata kelola yang akuntabel, peningkatan kesejahteraan guru dan santri, serta penguatan kemandirian ekonomi dan inovasi digital.

“Pesantren harus menjadi lembaga yang tidak hanya menjaga moral bangsa, tetapi juga penggerak perubahan menuju Indonesia maju dan berkeadaban,” ujar Cucun dalam keterangannya, Jumat (7/11/2025).

Cucun berharap hasil seminar ini menjadi pijakan penyusunan peta jalan kebangkitan pesantren.

“Kebangkitan yang implementatif dan berkelanjutan,” ucap Cucun

 

Akar Pendidikan Bangsa

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menambahkan, pesantren adalah akar pendidikan bangsa yang harus diperkuat melalui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren. “Dengan empat direktorat: Pemberdayaan Pesantren, Pendidikan Pesantren, Ma’had Aly, dan Pendidikan Diniyah dan Al-Qur’an,” kata dia.

Direktur Pesantren Kemenag Basnang Said menambahkan, pembentukan Ditjen Pesantren kini dalam tahap akhir, termasuk revisi aturan dan struktur eselon.

“Pentingnya standar bangunan pesantren melalui PBG dan SLF yang diupayakan gratis bagi lembaga keagamaan,” kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya