Intip Laju Saham BRMS Hari Ini 5 November 2025

Berikut pergerakan harga saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) pada Rabu, (5/11/2025).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 05 November 2025, 19:20 WIB
Layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,34% ke level 5.014,08 pada pembukaan perdagangan sesi I, Senin (8/6). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berbalik arah menghijau pada perdagangan saham Rabu, (5/11/2025) setelah berada di zona merah pada perdagangan kemarin.

Mengutip data RTI, harga saham BRMS ditutup naik 9,68% ke posisi Rp 1.020 per saham. Harga saham BRMS dibuka turun 20 poin ke posisi Rp 910 per saham. Saham BRMS berada di level tertinggi Rp 1.020 dan terendah Rp 900 per saham. Total frekuensi perdagangan 86.330 kali dengan volume perdagangan 11.741.524 saham. Nilai transaksi harian Rp 1,1 triliun. Seiring kenaikan harga saham itu, kapitalisasi pasar BRMS mencapai Rp 144,62 triliun.

Berdasarkan data Google Finance, harga saham BRMS ditutup naik 10,87% selama lima hari terakhir. Secara year to date (ytd), harga saham BRMS melonjak 153,73%.

Sementara itu, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga naik signifikan pada perdagangan Rabu pekan ini. IHSG menguat 0,93% ke posisi 8.318. Indeks LQ45 menguat 0,60% ke posisi 846,89. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Pada Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.318,52 dan level terendah 8.181,90. Sebanyak 357 saham melemah sehingga menekan IHSG. 284 saham menguat dan 168 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 2.199.264 kali dengan volume perdagangan 35,3 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 18,5 triliun.

Pergerakan Harga Saham BRMS pada 4 November 2025

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada perdagangan 4 November 2025, saham BRMS menunjukkan volatilitas dengan pergerakan di rentang harga yang cukup lebar.

Saham ini dibuka pada level Rp 960 per saham, kemudian mencapai level tertinggi Rp 975 dan terendah Rp 910 per saham sepanjang hari. Penutupan perdagangan berada di angka Rp 930 per saham, mencerminkan pelemahan 4,62% dari harga penutupan sebelumnya.

Aktivitas perdagangan saham BRMS pada hari tersebut cukup ramai. Total frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 66.745 kali, dengan volume perdagangan mencapai 7.773.231 saham. Nilai transaksi harian yang berhasil dibukukan mencapai Rp 735,1 miliar. Kapitalisasi pasar saham BRMS pada penutupan perdagangan tersebut tercatat sebesar Rp 131,8 triliun.

Koreksi harga saham BRMS ini terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga memerah, merosot 0,40% ke posisi 8.241,91. Namun, perlu dicatat bahwa pelemahan BRMS ini mengikuti penguatan signifikan sebesar 6,9% dalam lima hari terakhir, berdasarkan data Google Finance. Secara keseluruhan tahun 2025, harga saham BRMS telah melonjak 131,34%, menunjukkan performa yang sangat kuat.

Kinerja Keuangan BRMS yang Solid

Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berhasil mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang Januari-September 2025. Perusahaan membukukan penjualan sebesar USD 183,57 juta, naik 69,22% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar USD 108,47 juta. Pertumbuhan penjualan ini menjadi indikator kuatnya permintaan terhadap produk BRMS.

Peningkatan penjualan tersebut secara langsung mendorong pertumbuhan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Laba bersih BRMS tumbuh 142,16% menjadi USD 37,90 juta hingga September 2025, dari USD 15,65 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja keuangan yang cemerlang ini didukung oleh kenaikan harga emas global serta peningkatan produksi emas perseroan.

Dari sisi neraca, liabilitas perseroan bertambah menjadi USD 185,40 juta hingga kuartal III 2025, dari USD 160,40 juta pada Desember 2024. Sementara itu, aset perseroan juga mengalami kenaikan menjadi USD 1,21 miliar hingga September 2025, dari USD 1,15 miliar pada Desember 2024. Posisi kas dan setara kas perseroan juga menguat, mencapai USD 28,05 juta hingga September 2025, meningkat dari USD 11,80 juta pada Desember 2024.

Beberapa poin penting lainnya dari laporan keuangan BRMS hingga September 2025 meliputi: beban pokok penjualan naik menjadi USD 80,32 juta, laba bruto naik 97,12% menjadi USD 103,25 juta, beban usaha bertambah 40,77% menjadi USD 33,53 juta, dan laba usaha naik 144,12% menjadi USD 69,71 juta. Total ekuitas perseroan juga meningkat menjadi USD 1,03 miliar.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya