Gempa M 6,0 Guncang Bone Bolango, Dipicu Pergerakan Batuan di Slab Lempeng Laut Sulawesi

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini tergolong gempa intraslab berkedalaman menengah. Gempa terjadi akibat deformasi batuan dalam slab Lempeng Laut Sulawesi.

oleh SupriatinDiterbitkan 05 November 2025, 09:49 WIB
Gempa M 6,0 Guncang Bone Bolango

Liputan6.com, Jakarta- Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,0 menggetarkan wilayah Teluk Tomini, Bone Bolango, Gorontalo, hari ini, Rabu (5/11/2025) pukul 06.32 WIB. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono menyebut episenter gempa berada di laut pada koordinat 0,11° LS dan 123,13° BT. Lokasinya sekitar 65 km tenggara Bone Bolango, Gorontalo, dengan kedalaman 109 km.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini tergolong gempa intraslab berkedalaman menengah. Gempa terjadi akibat deformasi batuan dalam slab Lempeng Laut Sulawesi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)" jelas Daryono melalui keterangan tertulis, Rabu.

Hingga pukul 06.58 WIB, kata Daryono, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

Dampak Gempa

Gempa bumi ini terasa cukup kuat di Bone Bolango dan Luwuk dengan intensitas III-IV MMI, getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah.

Getaran juga menjalar ke sejumlah wilayah lain seperti Gorontalo Utara, Boalemo, Ampana, Taliabu, Bolaang Mongondow, Banggai Kepulauan, hingga Kota Gorontalo dengan skala III MMI. Terasa seperti truk besar melintas.

Sementara di Pohuwato dan Tondano, guncangan lebih ringan, namun tetap terasa jelas di dalam rumah dengan intensitas II-III MMI.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya