Vinicius Jr Dituding Egois soal Insiden El Clasico, Bikin Pusing Real Madrid

Insiden kemarahan Vinicius Jr saat diganti di El Clasico memicu tudingan egois dan kritik tajam. Benarkah Vinicius Jr dituding egois soal insiden El Clasico ini berdampak pada masa depannya di Real Madrid?

oleh ThomasDiterbitkan 31 Oktober 2025, 21:00 WIB
Hubungan pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, dan Vinicius Junior dikabarkan semakin retak, terutama setelah duel Real Madrid versus Barcelona di Santiago Bernabeu, Minggu (26/10/2025) dini hari WIB. (AFP/Oscar DEL POZO)

Liputan6.com, Jakarta- Kemenangan Real Madrid 2-1 atas Barcelona di El Clasico pada Minggu, 26 Oktober 2025, seharusnya menjadi momen penuh euforia bagi Los Blancos. Namun, sorotan justru tertuju pada bintang muda mereka, Vinicius Junior, yang menunjukkan reaksi marah dan kekecewaan yang kentara setelah digantikan di lapangan.

Insiden ini dengan cepat menjadi perbincangan hangat, memicu berbagai spekulasi dan kritik.

Vinicius Junior tampak sangat kesal ketika pelatih Xabi Alonso memutuskan untuk menariknya keluar pada menit ke-72 pertandingan. Ia berulang kali mempertanyakan keputusan tersebut dengan nada tidak percaya, "Saya?!", sebelum akhirnya meninggalkan lapangan dengan gestur frustrasi.

Setelah insiden pergantian pemain, Vinicius langsung menyelonong ke ruang ganti sebelum kembali duduk di bangku cadangan dengan wajah muram. Ketegangan berlanjut bahkan setelah peluit akhir, saat ia terlibat pertengkaran verbal dengan Lamine Yamal dari Barcelona, menambah daftar kontroversi di malam El Clasico tersebut.


Kontroversi di Balik Pergantian Pemain

Penyerang Real Madrid asal Prancis #10, Kylian Mbappe, merayakan gol ketiga timnya bersama penyerang Real Madrid asal Brasil #07, Vinicius Junior (kiri), dan penyerang Real Madrid asal Maroko #21, Brahim Diaz, dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Villarreal CF di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Minggu (5-10-2025) dini hari WIB. (Oscar DEL POZO/AFP)

Momen pergantian Vinicius Junior menjadi titik balik yang mencuri perhatian dalam laga El Clasico. Xabi Alonso memutuskan untuk menarik Vinicius dari lapangan pada menit ke-72, menggantinya dengan Rodrygo Goes. Keputusan ini, meskipun bagian dari strategi pelatih, memicu reaksi emosional yang tidak terduga dari pemain asal Brasil tersebut.

Vinicius menunjukkan ekspresi kekecewaan yang sangat jelas, terlihat dari gestur tubuh dan raut wajahnya. Ia tampak tidak terima dengan keputusan tersebut, mengindikasikan keinginan kuat untuk tetap berada di lapangan dan berkontribusi lebih lanjut bagi timnya. Reaksi ini terekam jelas oleh kamera dan segera menjadi viral.

Setelah meninggalkan lapangan, Vinicius tidak langsung menuju bangku cadangan. Ia memilih untuk langsung masuk ke ruang ganti, sebelum akhirnya kembali dan duduk dengan wajah yang masih menunjukkan kemarahan dan kekecewaan mendalam. Perilaku ini menjadi topik utama perbincangan, bahkan mengalahkan euforia kemenangan Real Madrid.


Tudingan Egois dan Kritik Tajam

Sikap Vinicius Junior pasca-pergantian pemain menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk para pengamat dan mantan pesepak bola. Mantan kapten Atletico Madrid, Gabi Fernandez, menjadi salah satu yang paling vokal, menuding tindakan Vinicius menunjukkan sikap egois yang tidak pantas bagi seorang pemain profesional.

Lanjut Baca:

Christophe Dugarry, mantan pemain timnas Prancis, juga mengecam keras perilaku Vinicius. Ia menyebut Vinicius "terus merengek" dan "menghina" pelatih Xabi Alonso. Kritik ini menyoroti kurangnya rasa hormat Vinicius terhadap keputusan pelatih dan rekan setimnya yang masuk menggantikannya. Banyak pihak menilai bahwa reaksi Vinicius mencerminkan kurangnya kedewasaan dan profesionalisme. Sikap tersebut tidak hanya dianggap merugikan citra Vinicius sendiri, tetapi juga berpotensi menciptakan suasana tidak kondusif di dalam tim Real Madrid yang baru saja meraih kemenangan penting.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya