Liputan6.com, Jakarta- Kemenangan Real Madrid 2-1 atas Barcelona di El Clasico pada Minggu, 26 Oktober 2025, seharusnya menjadi momen penuh euforia bagi Los Blancos. Namun, sorotan justru tertuju pada bintang muda mereka, Vinicius Junior, yang menunjukkan reaksi marah dan kekecewaan yang kentara setelah digantikan di lapangan.
Insiden ini dengan cepat menjadi perbincangan hangat, memicu berbagai spekulasi dan kritik.
Advertisement
Vinicius Junior tampak sangat kesal ketika pelatih Xabi Alonso memutuskan untuk menariknya keluar pada menit ke-72 pertandingan. Ia berulang kali mempertanyakan keputusan tersebut dengan nada tidak percaya, "Saya?!", sebelum akhirnya meninggalkan lapangan dengan gestur frustrasi.
Setelah insiden pergantian pemain, Vinicius langsung menyelonong ke ruang ganti sebelum kembali duduk di bangku cadangan dengan wajah muram. Ketegangan berlanjut bahkan setelah peluit akhir, saat ia terlibat pertengkaran verbal dengan Lamine Yamal dari Barcelona, menambah daftar kontroversi di malam El Clasico tersebut.
Kontroversi di Balik Pergantian Pemain
Momen pergantian Vinicius Junior menjadi titik balik yang mencuri perhatian dalam laga El Clasico. Xabi Alonso memutuskan untuk menarik Vinicius dari lapangan pada menit ke-72, menggantinya dengan Rodrygo Goes. Keputusan ini, meskipun bagian dari strategi pelatih, memicu reaksi emosional yang tidak terduga dari pemain asal Brasil tersebut.
Vinicius menunjukkan ekspresi kekecewaan yang sangat jelas, terlihat dari gestur tubuh dan raut wajahnya. Ia tampak tidak terima dengan keputusan tersebut, mengindikasikan keinginan kuat untuk tetap berada di lapangan dan berkontribusi lebih lanjut bagi timnya. Reaksi ini terekam jelas oleh kamera dan segera menjadi viral.
Setelah meninggalkan lapangan, Vinicius tidak langsung menuju bangku cadangan. Ia memilih untuk langsung masuk ke ruang ganti, sebelum akhirnya kembali dan duduk dengan wajah yang masih menunjukkan kemarahan dan kekecewaan mendalam. Perilaku ini menjadi topik utama perbincangan, bahkan mengalahkan euforia kemenangan Real Madrid.
Tudingan Egois dan Kritik Tajam
Sikap Vinicius Junior pasca-pergantian pemain menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk para pengamat dan mantan pesepak bola. Mantan kapten Atletico Madrid, Gabi Fernandez, menjadi salah satu yang paling vokal, menuding tindakan Vinicius menunjukkan sikap egois yang tidak pantas bagi seorang pemain profesional.