Kisah Eks Bintang Inter Milan Adriano: Tumbuh di Favela, Dijuluki Kaisar, hingga Terjerumus Geng Bersenjata di Brasil

Adriano merupakan salah satu talenta sepak bola paling berbakat yang pernah dimiliki Brasil. Sayangnya, karier gemilangnya tak bertahan laa.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 30 Oktober 2025, 14:15 WIB
Adriano - Gabung ke inter Milan sebagai wonderkid yang diprediksi memiliki masa depan cerah karena dikenal sebagai predator haus gol. Sayangnya perilaku bengal membuat striker Brasil ini kariernya malah meredup saat usia emas. (AFP/Paco Serinelli)

Liputan6.com, Jakarta Nama Adriano Leite Ribeiro atau yang akrab DISEBUT Adriano pernah dipandang sebagai salah satu talenta paling cemerlang dalam sepak bola Brasil.

Di masa kejayaannya bersama Inter Milan, dia dikenal sebagai sosok pemain depan mematikan berkat kekuatan, kecepatannya yang luar biasa, kemampuan teknis cemerlang, hingga kaki kiri yang tajam.

Situs Transfermarkt mencatat Adriano sanggup membukukan 74 gol ditambah 28 assists dalam 177 penampilan di semua kompetisi saat tampil gemilang untuk Nerazzurri.

Bahkan, bintang sepak bola asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic, pernah terang-terangan mengungkap kekagumannya pada Adriano dan mengaku senang berduel dengan pria Brasil di lapangan, meski menyayangkan hal itu tak berlangsung lama.

"Dia (Adriano) bisa menembak dari segala sudut, dan tak ada yang bisa menjegalnya. tidak ada yang bisa merebut bola dari dia, dia benar-benar pemain yang luar biasa," ujar Ibrahimovic dalam Sport Bible pada 2020, sebagaimana dilansir Goal International.

"Saya senang bermain dengannya, bermain melawannya, tapi sayang sekali itu cuma berlangsung sebentar," tambah dia.

Bukan cuma soal kecemerlangannya yang tak bertahan lama. Sosok Adriano kian menjadi sorotan lantaran terjerumus pada kecanduan alkohol dan pesta pora jelang pengujung kariernya. Dia juga sempat disebut terlibat dengan salah satu kelompok kriminal berpengaruh di Brasil.

Lantas bagaimana awal dan perjalanan karier Adriano hingga kembali ke dunia 'gelap' di negara asalnya? Simak ulasannya pada halaman berikut ini.


Awal Karier Adriano: Tumbuh di Favela

Adriano diperkenalkan ke publik sebagai pemain anyar Flamengo pada 7 Mei 2009. (AFP PHOTO/ANTONIO SCORZA)

Melansir Goal International, Adriano tumbuh di favela Vila Cruzeiro. Kawasan itu terkenal di Rio de Janeiro sebagai lingkungan yang rawan kejahatan, kekerasan, dan korupsi.

Adriano kecil bersama keluarganya diliputi kemiskinan, hingga cuma bisa memenuhi kebutuhan dasar untuk bertahan hidup. Terlepas dari itu, Adriano tak kehilangan semangat dan tetap rajin mengasah kemampuan sepak bolanya dengan bermain di jalan.

Di usia tujuh tahun, Adriano akhirnya selangkah lebih dekat dengan mimpinya. Setelah keluarganya mengumpulkan uang, Adriano bisa bersekolah di Gavea dan bergabung dengan akademi Flamengo. Kerja kerasnya lantas dibayar dengan keberhasilan menembus tim utama saat baru menginjak usia 16 tahun.

Lanjut Baca:

Pencapaiannya berlanjut hingga menjadi debutan termuda Timnas Brasil pada umur 18 tahun, kemudian bakatnya diidentifikasi oleh klub raksasa Serie A Inter Milan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya