Top 3 Berita Hari Ini: Memahami 3 Perbedaan Batik Indonesia dan Malaysia

Selain perbedaan batik Malaysia dan Indonesia, Top 3 Berita Hari ini menyorot kaos di bandara-bandara AS dan penantang Burj Khalifa sebagai gedung tertinggi di dunia.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 27 Oktober 2025, 22:00 WIB
Pengrajin melakukan proses pencantingan saat membuat kain batik Betawi di rumah produksi Batik Seraci, Kampung Kebon Kelapa, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2/10). Kain Batik Seraci dipasarkan hingga ke Jepang dan Eropa. (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Perbedaan batik Indonesia dan Malaysia jadi salah satu Top 3 Berita Hari Ini. Kain batik merupakan tekstil warisan budaya yang tidak hanya sarat makna, namun jadi wujud ekspresi artistik para perajin dengan keahilan turun-termurun.

Batik Indonesia telah mendapat pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda sejak 2009. Namun demikian, ketetapan itu tidak serta-merta membuat batik hilang sepenuhnya dari Malaysia.

Bahasan selanjutnya menyorot kebijakan shutdown pemerintah federal berdampak besar pada sektor perjalanan udara di Amerika Serikat (AS). Belasan menara kontrol bandara mengumumkan kekurangan petugas lalu lintas udara yang memperparah penundaan penerbangan di berbagai tempat.

Dua belas fasilitas kontrol lalu lintas udara kekurangan staf, termasuk menara kontrol di Bandara Dallas, Fort Worth, Newark, dan Phoenix, TRACON yang menangani penerbangan yang mendekati dan berangkat dari Houston, Newark, California Selatan, serta pusat-pusat yang menangani penerbangan sibuk di sekitar Albuquerque, Atlanta, Denver, dan New York.

Tidak ketinggalan, posisi Burj Khalifa sebagai gedung tertinggi di dunia akan diuji. Dari Jeddah, Arab Saudi, sebuah konstruksi bernama Jeddah Tower yang rencananya akan berketinggian hampir 1.000 meter sedang dibangun. 

Terletak di tepi Laut Merah, gedung itu akan menampung ruang hunian, komersial, dan perkantoran, termasuk hotel mewah dan dek observasi tertinggi dunia. Menara itu akan berlokasi di pusat pembangunan kembali Kota Ekonomi Jeddah senilai  20 miliar dolar AS (sekitar Rp 332 triliun), yang sebelumnya dikenal sebagai Kingdom City.

Berikut ringkasan Top 3 Berita Hari Ini:

Memahami 3 Perbedaan Batik Indonesia dan Malaysia, Proses Membatik sampai Motif

Perajin batik Malaysia gambar motif baru kekinian yang viral di media sosial. (dok. Instagram @novakbatik/https://www.instagram.com/p/CqO_i-gvY4r/)

Batik dijelaskan sebagai "metode menghias kain dengan mengaplikasikan malam (lilin) sebelum mewarnai kain." Berbicara perbedaan batik Indonesia dan Malaysia, ada selisih mencolok yang menonjolkan interpretasi dan tradisi unik masing-masing negara.

Baca selengkapnya...

Bandara-bandara di Amerika Serikat Kekurangan Petugas Lalu Lintas Udara, Perparah Penundaan Penerbangan

Antrean panjang calon penumpang di Terminal 5 Bandara JFK, New York, pada Agustus 2025. (dok. Michael M. Santiago / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Ada 222 kekurangan staf yang dilaporkan sejak dimulainya penutupan, lebih dari empat kali lipat jumlah yang dilaporkan pada tanggal yang sama tahun lalu. Pengontrol lalu lintas udara, seperti petugas pemeriksa Administrasi Keamanan Transportasi, diharuskan bekerja selama penutupan pemerintah tetapi tidak digaji.

Baca selengkapnya...

Jeddah Tower Menantang Dominasi Burj Khalifa Sebagai Gedung Tertinggi di Dunia

Cetak biru Jeddah Tower. (dok. smithgill.com)

Jeddah Tower dirancang arsitek Adrian Smith dan Gordon Gill dari AS+GG Architecture di Chicago. Robert Forest, mitra di firma tersebut, mengatakan bahwa tim menargetkan penyelesaian menara pada Agustus 2028.

Baca selengkapnya...

Infografis Sentra Batik di berbagai daerah di Indonesia. (Dok: Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya