Likuiditas Bergeser, 5 Kripto Ini Diprediksi Meledak hingga 300 Kali

Arbitrum, Hedera, ICP, Kaspa, dan Sui jadi pilihan analis di tengah perubahan likuiditas pasar. Lima kripto ini dianggap bakal menjadi jawara di musim altcoin atau altseason.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 27 Oktober 2025, 06:00 WIB
Ilustrasi berbagai macam aset kripto. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Perubahan besar dalam arus likuiditas pasar kripto memberi sinyal kuat akan datangnya musim altcoin baru. Data on-chain, meningkatnya aliran aset ke bursa, dan posisi derivatif menunjukkan kemungkinan terbentuknya gelombang likuiditas baru yang akan menciptakan struktur pasar berbeda menjelang tahun 2025.

Dikutip dari cryptonewsland, Senin (27/10/2025), meski volatilitas ekstrem tetap menjadi risiko utama, sejumlah proyek blockchain kini menunjukkan fundamental yang kuat dan partisipasi investor yang tinggi. Hal ini menandakan bahwa beberapa altcoin sudah siap naik ke tahap pertumbuhan berikutnya.

Berikut lima aset kripto pilihan yang dinilai para analis punya potensi meledak hingga 200x–300x jika pasar memasuki fase bullish baru:

  1. Arbitrum (ARB)
  2. Hedera (HBAR)
  3. Internet Computer (ICP)
  4. Kaspa (KAS)
  5. Sui (SUI).

Simak penjelasan masing-masing aset kripto berikut ini:

 

Arbitrum (ARB): Solusi Layer-2 yang Kian Diminati

Aset kripto Bitcoin, Altcoin, hingga Meme Coin. (Ilustrasi By AI)

Arbitrum terus membuktikan diri sebagai salah satu solusi scaling Ethereum paling menjanjikan. Jaringan ini dikenal karena ekosistem decentralized finance (DeFi) yang aktif serta jumlah pengembang yang terus bertambah — dua faktor penting dalam infrastruktur Ethereum secara keseluruhan.

Teknologi roll-up milik Arbitrum dinilai unggul dalam hal efisiensi pemrosesan dan biaya transaksi yang rendah. Analis menilai kemampuan ini menjadikan ARB sebagai aset premium di segmen Layer-2.

Seiring masuknya dana institusional ke ekosistem Layer-2, Arbitrum dipandang sebagai proyek dengan potensi imbal hasil tinggi, terutama jika pasar kripto kembali memasuki fase bullish pada 2025.

 

Hedera (HBAR): Adopsi Perusahaan dan Teknologi Canggih

Aset kripto Hadera (HBAR). (Ilustrasi By AI)

Hedera (HBAR) menonjol berkat model tata kelola unik dan kemitraan bisnis kelas dunia. Teknologi hashgraph yang menjadi tulang punggung protokol ini disebut sebagai inovasi revolusioner dibanding blockchain tradisional — lebih cepat, aman, dan efisien.

Data jaringan menunjukkan peningkatan konsisten dalam jumlah transaksi, terutama di sektor aset yang ditokenisasi. Struktur teknologinya yang kuat membuat HBAR disebut-sebut akan mengalami lonjakan nilai signifikan begitu sentimen pasar kripto membaik.

Bagi investor jangka panjang, Hedera menjadi pilihan menarik karena stabilitas jaringan dan kesiapan adopsi korporasi besar yang semakin luas.

 

Internet Computer (ICP): Sistem Komputasi Terdesentralisasi

Aset kripto Bitcoin, Altcoin, hingga Meme Coin. (Ilustrasi By AI)

Internet Computer (ICP) berfokus untuk menciptakan desentralisasi penuh dari lapisan aplikasi hingga infrastruktur. Teknologi inovatifnya memungkinkan pengembang membuat aplikasi berskala besar langsung di blockchain, tanpa ketergantungan pada server eksternal.

Meski sempat menghadapi masa sulit di pasar, minat terhadap ICP kini kembali meningkat. Hal ini berkat peta jalan teknologi yang solid dan visi besar dalam membangun internet yang sepenuhnya terdesentralisasi.

Analis memprediksi, seiring meningkatnya permintaan terhadap infrastruktur Web3, nilai jangka panjang ICP berpotensi tumbuh signifikan.

 

Kaspa (KAS): Bintang Baru di Kategori Layer-1

Ilustrasi Kripto. (Foto By AI)

Kaspa (KAS) menjadi salah satu performa terbaik di antara proyek Layer-1 baru. Dengan arsitektur unik bernama blockDAG, Kaspa mampu menghasilkan blok secara bersamaan, yang membuat kecepatan transaksi jauh lebih tinggi dibanding blockchain tradisional.

Data terbaru menunjukkan peningkatan rekor aktivitas jaringan dan partisipasi penambang. Infrastruktur dinamis dan ekspansi berbasis komunitas ini membuat para peneliti mengidentifikasi KAS sebagai aset berpotensi tinggi saat likuiditas pasar meningkat.

Model konsensus efisien milik Kaspa juga menarik banyak perhatian dari kalangan pengembang teknologi blockchain.

 

Sui (SUI): Inovasi Web3 yang Efisien dan Adaptif

Aset Kripto SUI. (Ilustrasi by AI)

 

Sui (SUI) berhasil menarik perhatian berkat arsitektur modular dan sistem pemrograman berbasis objek, yang membuat transaksi lebih cepat dan mudah diskalakan.

Ekosistem DeFi Sui terus berkembang, menjadi indikator kuat dari potensi jangka panjangnya. Menurut analis, tingkat adopsi SUI meningkat pesat seiring semakin banyak pengembang yang mengintegrasikan teknologi ini ke berbagai platform Web3.

Kombinasi efisiensi, skalabilitas, dan inovasi menjadikan SUI kandidat kuat untuk menjadi pemain utama di musim altcoin berikutnya, ketika pasar kembali diliputi optimisme.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya