Real Madrid vs Barcelona: Keputusan Los Blancos di Menit Akhir Jelang El Clasico Bisa Buat Perbedaan Besar

Duel sengit dan ketat diperkirakan akan berlangsung saat Real Madrid menjamu Barcelona di Santiago Bernabeu pada laga lanjutan Liga Spaanyol pada hari Minggu ini

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 26 Oktober 2025, 19:00 WIB
Kiper Barcelona, Wojciech Szczęsny (kiri) menghalau bola tendangan pemain Real Madrid, Kylian Mbappe dalam laga final Copa Del Rey di La Cartuja stadium, Sevilla, Spanyol. (AFP/Josep Lago)

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid kemungkinan akan mendapatkan keuntungan signifikan menjelang pertandingan El Clasico melawan Barcelona pada laga lanjutan LaLiga Spanyol, Minggu (26/10/2025). Los Blancos akan menjamu rival mereka di Santiago Bernabeu dalam salah satu pertandingan terbesar di dunia sepak bola.

Madrid bisa unggul lima poin dari Barca di puncak klasemen jika memenangkan laga tersebut. Dan, ini akan menjadi Clasico pertama Xabi Alonso sebagai manajer Real Madrid, dan tampaknya juara Eropa 15 kali itu siap untuk melakukan perubahan di menit-menit terakhir.

Menurut AS, Real Madrid akan menutup atap stadion senilai 1 miliar euro yang telah direnovasi untuk pertandingan tersebut - sebuah langkah yang telah mereka lakukan beberapa kali sejak beroperasi pada tahun 2023.

Pertama kali terjadi saat melawan Getafe karena cuaca buruk, tetapi Real Madrid terus menutup atap di banyak laga, terutama di pertandingan-pertandingan penting.

Meskipun menciptakan suasana seperti sauna saat melawan Marseille di Liga Champions, penutupan atap tersebut dikatakan akan memperkeras kebisingan yang diciptakan oleh para pendukung Madrid.


Harus Dapat Izin dari UEFA

Kylian Mbappe dari Real Madrid (tengah) mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya, Vinicius Junior (kanan) dan Aurelien Tchouameni, setelah mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Mantan manajer Carlo Ancelotti pernah mengatakan, "Secara akustik berbeda, ada lebih banyak kebisingan, atmosfer yang jauh lebih baik, saya pikir. Itu dapat mendorong tim untuk lebih termotivasi."

Real Madrid telah menutup atap beberapa kali di pertandingan Liga Champions, meski untuk itu mereka harus mendapatkan izin khusus dari UEFA untuk melakukannya.


Keputusan Tergantung Real Madrid

Pierre Kalulu (Juventus) menekan Kylian Mbappe (Real Madrid) dalam laga Liga Champions di Madrid, Spanyol, 23 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Pasal 32 peraturan tersebut menyatakan: "Delegasi pertandingan UEFA, setelah berkonsultasi dengan wasit, memutuskan apakah atap stadion yang dapat dibuka akan dibuka atau ditutup selama pertandingan."

Situasinya berbeda di La Liga, di mana keputusan sepenuhnya berada di tangan Real Madrid. Namun, klub harus memutuskan sebelum pertandingan dimulai dan tidak boleh membuka atau menutup atap di tengah pertandingan.


Kemenangan Bakal Perkuat Posisi Real Madrid

Gelandang Real Madrid, Eduardo Camavinga (kanan) menguasai bola di depan striker Bracelona, Raphinha pada laga leg kedua semifinal Copa del Rey 2022/2023 di Camp Nou Stadium, Barcelona (5/4/2023). Eduardo Camavinga baru memasuki musim kedua bersama Real Madrid sejak didatangkan pada awal musim 2021/2022. Hingga kini ia telah tampil dalam 90 laga di semua ajang bareng Los Blancos dengan torehan 2 gol dan 3 assist. (AFP/Pau Barrena)

Tuan rumah menjamu Barcelona bermodalkan rapor sempurna pada enam laga kandang yang sudah dijalani. “Kami ingin mempertahankan momentum dan melanjutkannya di partai nanti,” ujar gelandang Real Madrid Jude Bellingham dikutip situs resmi klub.

Kesuksesan melakukannya bakal memperkuat posisi anak asuh Xabi Alonso di puncak klasemen. Saat ini mereka unggul dua poin atas Barcelona.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya