7 Perjalanan Kereta Api Terlambat Imbas KA Purwojaya Anjlok di Bekasi

Sebanyak tujuh perjalanan di lintas Kedunggedeh masih mengalami keterlambatan hingga pukul 15.30 WIB imbas kereta Purwojaya anjlok pada Sabtu, (25/10/2025).

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 25 Oktober 2025, 17:44 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang masa berlaku harga tiket kereta api diskon 20 persen. (Foto: KAI)

Liputan6.com, Jakarta - Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir-Kroya anjlok pada dua gerbong bagian belakang, saat melintas di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/10/2025) siang. Akibatnya, jalur lintas Kedunggedeh untuk sementara tidak bisa beroperasi normal, sehingga beberapa kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan. 

VP Public Relations PT KAI (Persero) Anne Purba menyampaikan, KAI bersama tim dari Daop 1 Jakarta dan unit terkait telah berada di lokasi untuk menangani rangkaian yang terdampak. Seraya melakukan pemeriksaan prasarana agar jalur segera dapat berfungsi normal.

"Untuk sementara, satu jalur di lokasi kejadian dapat dilalui secara terbatas untuk mengatur perjalanan KA lain, sementara jalur lainnya masih dalam tahap penanganan intensif oleh petugas," kata Anne, Sabtu (25/10/2025).

Hingga pukul 15.30 WIB, sebanyak tujuh perjalanan di lintas Kedunggedeh masih mengalami keterlambatan. Baik dari arah hulu (Cikampek-Bekasi) maupun hilir (Bekasi-Cikampek).

Berikut daftar perjalanan kereta api yang mengalami keterlambatan : 

Jalur Hulu (Cikampek-Bekasi)

- KA 142F (Parahyangan Fak) relasi Gambir-Bandung, posisi Stasiun Karawang, terlambat 56 menit

- KA 44 (Taksaka) relasi Gambir-Yogyakarta, posisi Stasiun Lemahabang, terlambat 52 menit

- KA 152 (Brantas) relasi Pasar Senen-Blitar, posisi Stasiun Cikarang, terlambat 43 menit

- KA 254 (Kertajaya) relasi Pasar Senen-Surabaya Pasarturi, posisi Stasiun Tambun, terlambat 17 menit

Jalur Hilir (Bekasi – Cikampek)

- KA 103 (Bogowonto) relasi Lempuyangan-Pasar Senen, posisi Stasiun Karawang, terlambat 32 menit

- KA 137 (Parahyangan) relasi Bandung-Gambir, posisi Stasiun Karawang, terlambat 23 menit

- KA 39 (Sembrani) relasi Surabaya Pasarturi-Gambir, posisi Stasiun Klari, terlambat 11 menit

Atur Perjalanan Imbas Keterlambatan

Suasana penumpang kereta api jarak jauh di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2022). Jelang Natal dan Tahun Baru PT KAI mengantisipasi cuaca ekstrem dan daerah rawan, Daop 1 Jakarta menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang ditempatkan di lokasi rawan apabila terjadi hambatan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, amblesan dan tanah longsor. AMUS yang siapkan berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, dan alat berat lainnya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Anne mengatakan, KAI terus melakukan langkah-langkah operasional untuk meminimalkan dampak keterlambatan. Dengan pengaturan perjalanan secara bergantian serta koordinasi intensif antar-daerah operasi.

"Seluruh jajaran kami bekerja maksimal agar perjalanan kereta segera normal kembali. Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan yang terdampak," ujar dia.

PT KAI (Persero) juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan akibat anjlokan KA Purwojaya (KA 58F) relasi Gambir-Kroya di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, km 56+1/2, Jawa Barat.

 

Jamin Semua Penumpang Selamat

Dua gerbong kereta bagian belakang KA Purwojaya anjlok pada Sabtu, (25/10/2025). (Foto: KAI)

Anne memastikan, seluruh penumpang dan awak pada KA Purwojaya dalam kondisi selamat setelah kejadian. 

"Prioritas kami adalah keselamatan dan kenyamanan pelanggan. Dua gerbong bagian belakang KA Purwojaya mengalami anjlokan, dan seluruh penumpang telah dievakuasi dengan aman," ungkapnya.

Sebanyak 232 penumpang KA Purwojaya berhasil dievakuasi dengan lancar menggunakan enam bus menuju stasiun tujuan masing-masing. Proses evakuasi dibantu oleh petugas di lapangan yang memastikan pelanggan tetap aman dan terlayani dengan baik selama proses berlangsung.

   

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya