Top 3 News: Kawanan Begal Bersenjata Api di Jakbar Kritis Diamuk Massa, Sempat Tembakkan Pistol

Kawanan begal bersenjata api kritis setelah diamuk massa di Jalan Terate, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis 23 Oktober 2025. Itulah top 3 news hari ini.

oleh Devira PrastiwiYoseph IkanubunAdy AnugrahadiFajar AbroriDiterbitkan 25 Oktober 2025, 08:30 WIB
Ilustrasi - Borgol. Satpam pembobol ATM. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Liputan6.com, Jakarta - Kawanan begal bersenjata api kritis setelah diamuk massa di Jalan Terate, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis 23 Oktober 2025. Itulah top 3 news hari ini.

Keduanya ditangkap warga setelah aksinya tepergok di tengah jalan. Kejadian itu terekam kamera ponsel warga dan viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, tampak warga berkerumun. Di tengah jalan, ada sebuah motor yang terjatuh.

Dari rekaman itu pula terdengar suara warga yang menyebut pelaku sempat menembakkan pistol hingga terkena warga. Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan, dua pelaku kini dalam kondisi kritis akibat diamuk massa.

Sementara itu, Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi dan jajaran pengurus pusat organisasi relawan itu bersilaturahmi dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di rumahnya, Jumat 24 Oktober 2025.

Dalam pertemuan itu, jajaran petinggi Projo mengaku ditunjukkan ijazah asli milik Jokowi saat kuliah di Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Awalnya Budi Arie membahas terkait tujuan kedatangannya untuk bertemu Jokowi untuk menyampaikan undangan menghadiri Kongres Projo ke-3 2025 yang akan berlangsung di Jakarta pada 1-2 November 2025 mendatang.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membeberkan bukti beda data yang disampaikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa soal dana Pemerintah Daerah yang mengendap di bank.

Tito mengaku sudah memerintahkan Sekjen, Dirjen Keuangan Daerah, dan Dirjen Pembangunan Daerah Kemendagri untuk mengecek data dana mengendap capai Rp 233 triliun tersebut.

Tito menjelaskan, Kemendagri memiliki SIPD atau Sistem Informasi Pemerintahan Daerah untuk monitoring anggaran daerah, baik pendapatan maupun belanja.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Jumat 24 Oktober 2025:

1. Kawanan Begal Bersenjata Api di Jakbar Kritis Diamuk Massa, Sempat Tembakkan Pistol saat Dikepung

Tangkapan layar video viral aksi begal payudara di jalanan Kota Cirebon. (Liputan6.com/ Dok Ist)

Kawanan begal bersenjata api kritis setelah diamuk massa di Jalan Terate, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis 23 Oktober 2025. Keduanya ditangkap warga setelah aksinya tepergok di tengah jalan.

Kejadian itu terekam kamera ponsel warga dan viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, tampak warga berkerumun. Di tengah jalan, ada sebuah motor yang terjatuh.

Dari rekaman itu pula terdengar suara warga yang menyebut pelaku sempat menembakkan pistol hingga terkena warga.

Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan, dua pelaku kini dalam kondisi kritis akibat diamuk massa.

 

Selengkapnya...

2. Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli ke Budi Arie dan Pengurus Projo

Mantan Menteri Koperasi Kabinet Merah Putih yang juga Ketua Umum (Ketum) Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi, sowan ke kediaman pribadi Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di Solo, Jumat (24/10/2025) (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi dan jajaran pengurus pusat organisasi relawan itu bersilaturahmi dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di rumahnya, Jumat 24 Oktober 2025.

Dalam pertemuan itu, jajaran petinggi Projo mengaku ditunjukkan ijazah asli milik Jokowi saat kuliah di Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Awalnya Budi Arie membahas terkait tujuan kedatangannya untuk bertemu Jokowi untuk menyampaikan undangan menghadiri Kongres Projo ke-3 2025 yang akan berlangsung di Jakarta pada 1-2 November 2025 mendatang.

Namun setelah itu, tiba-tiba mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu nyeletuk menyebut ijazah dan diminta unutk menanyakan ke Wakil Ketua Umum Projo Fredy Damanik.

"Urusan yang lain soal ijazah tanya Pak Fredy ini," ucap Budi Arie kepada para awak media di depan kediaman pribadi Jokowi.

 

Selengkapnya...

3. Bela Kepala Daerah, Mendagri Luruskan Data Purbaya soal Dana Mengendap: Ada Data Tidak Akurat

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membeberkan bukti beda data yang disampaikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa soal dana Pemerintah Daerah yang mengendap di bank.

Tito mengaku sudah memerintahkan Sekjen, Dirjen Keuangan Daerah, dan Dirjen Pembangunan Daerah Kemendagri untuk mengecek data dana mengendap capai Rp 233 triliun tersebut.

"Kita tahu bahwa Pemda kan jumlahnya 562, terdiri dari 38 provinsi, 98 kota, 416 kabupaten. Beliau (Purbaya) mengambil data dari Bank Indonesia, nilainya 233 triliun," kata Tito Karnavian saat berkunjung ke Kota Manado, Sulut, pada Kamis 23 Oktober 2025.

Tito menjelaskan, Kemendagri memiliki SIPD atau Sistem Informasi Pemerintahan Daerah untuk monitoring anggaran daerah, baik pendapatan maupun belanja.

Dalam sistem itu, kata Tito, ada perbedaan data dana Pemda yang mengendap bulan Oktober 2025 sebesar Rp215 triliun. Sedangkan data BI yang dikutip oleh Purbaya mencapai Rp 233 triliun pada bulan Agustus.

 

Selengkapnya...

INFOGRAFIS JOURNAL_Bagaimana Antisipasi dari Kejahatan Social Engineering? (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya