Liputan6.com, Jakarta- Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan banyak capaian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam satu tahun terakhir telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Dia menegaskan, pemerintah berkomitmen memperluas program-program yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat.
"Banyak sekali masyarakat sudah merasakan apa yang pemerintah dalam satu tahun ini laksanakan. Tentunya ini harus mengarah jauh lebih baik lagi, dan ke depannya kita sama-sama semua mengharapkan, tentunya sesuai dengan cita-cita Bapak Presiden, masyarakat seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali," kata Teddy dikutip dari siaran pers, Senin (20/10/2025).
Advertisement
Menurut dia, pemerintah akan memperluas akses pendidikan untuk anak-anak Indonesia. Salah satu di antaranya yakni, program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Prabowo dan kini telah berjalan di 165 lokasi di seluruh Indonesia.
"Jadi pada intinya program Sekolah Rakyat ini yang diinisiasi Bapak Presiden, tahun ini 165 sekolah sudah berjalan dan akhir tahun ini akan diresmikan," ujarnya.
Teddy menyampaikan Prabowo ingin semua anak-anak Indonesia dapat bersekolah sehingga dibangunlah Sekolah Rakyat untuk masyarakat tak mampu. Selain pendidikan, Teddy menuturkan Sekolah Rakyat memberikan dukungan pemenuhan gizi, kesehatan, dan tempat tinggal yang layak bagi para siswa.
"Jadi untuk anak-anak yang dulu pernah sekolah kemudian terputus, bahkan dia tidak pernah sekolah karena keluarga ataupun lain halnya dan pernah sekolah tapi ada kesulitan ekonomi jadi tidak bersekolah, di sinilah disekolahkan lagi, diberi pendidikan lagi, diberi keterampilan lagi, jelas Teddy.
Pemerintah Beri BLT Tambahan
Di sisi lain, Teddy mengatakan pemerintah menyiapkan bantuan langsung tunai (BLT) tambahan bagi masyarakat di Desil 1 hingga 4 untuk periode Oktober hingga Desember 2025. Bantuan ini berasal dari efisiensi anggaran dan akan segera disalurkan melalui rekening bank dan kantor pos.
"BLT tadi yang tiga bulan itu adalah hasil dari efisiensi anggaran yang pemerintah laksanakan di awal tahun ini, jadi totalnya tadi untuk 35,4 juta keluarga penerima manfaat itu 30 triliun rupiah, itu dapatnya dari mana? Dapatnya dari efisiensi anggaran yang sudah dilaksanakan pemerintah awal tahun lalu dan inilah kenapa kita melakukan efisiensi, jadi apa yang belum perlu, apa yang belum tercapai, kita alihkan ke sini," tutur Teddy.
Dia mengatakan penyaluran BLT ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, mendukung kegiatan sekolah anak, serta membantu kelangsungan hidup masyarakat.
"Jadi intinya adalah 3 bulan itu mereka berhak masing-masing sebulan mendapat Rp 300 ribu, nanti mulai hari Senin, Minggu depan dapat diambil. Berarti sekali ambil langsung dapat Rp 900 ribu, bisa diambil di bank rekening, rekening bank yang sudah ditentukan. Kemudian juga kantor pos," pungkas Teddy.
78,3% Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran
Poltracking Indonesia mencatatkan total 78,3% responden mengaku puas dengan kinerja Prabowo-Gibran. Sebanyak 19,2% responden menilai sebaliknya. Sementara 2,5% responden menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
“Responden mengaku puas total 78,3% terdiri dari 9,7% mengaku sangat puas dan 68,6% menjawab cukup puas. Dan 19,2% adalah gabungan jawaban dari 17,5% yang mengaku kurang puas dan 1,7% yang memilih jawaban tidak puas,” tutur Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda Rasyid dalam paparannya bertajuk Survei Nasional Evaluasi 1 Tahun Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran, di akun YouTube Poltracking TV, Minggu (19/10/2025).
Dari mereka yang mengaku puas, lanjut Hanta, responden diminta memilih alasan dari hal tersebut. Khususnya terhadap kinerja dari Prabowo Subianto. Hasilnya, 22,9% responden menjawab karena kepemimpinan tegas, berani, dan bertanggung jawab.
Sebanyak 13,4% mengatakan karena bantuan sosialnya bermanfaat dan 11,4% menjawab karena figur Prabowo dinilai dekat dengan rakyat dengan membela kepentingan rakyat kecil.
“Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi lebih baik masuk urutan nomor empat dengan suara responden sebanyak 9,2%. Sedangkan program makan bergizi gratis (MBG) ada di posisi ke lima, total ada 8,2% responden yang memilih alasan tersebut,” Hanta menambahkan.
Sebagai informasi, responden survei ini sebanyak 1.220 orang dengan margin of error +/- 2,9%. Sementara tingkat kepercayaan 95%.
Survei dilakukan dengan wawancara oleh surveyor terlatih dan dilakukan secara langsung atau tatap muka. Adapun metode sampel survei menggunakan multistage random sampling.