Presiden Brasil Jadi Pemilik Mobil Listrik BYD ke-14 Juta Unit

Kendaraan energi baru (NEV) ke-14 juta unit BYD resmi keluar dari jalur produksi di pabrik mobil penumpang Camacari, Brasil

oleh Arief AszhariDiterbitkan 11 Oktober 2025, 06:13 WIB
BYD Kirim Kendaraan Listrik ke-14 Juta Unit ke Presiden Brasil (carnewschina)

Liputan6.com, Jakarta - Kendaraan energi baru (NEV) ke-14 juta unit BYD resmi keluar dari jalur produksi di pabrik mobil penumpang Camacari, Brasil. Sang Presiden, Luiz Inacio Lula da Silva, menjadi pemilik model spesial ini, yaitu sebuah SUV hybrid Song Pro.

Berdasarkan laman Carsnewschina, mobil yang dikirim ke presiden, adalah model hibrida 'super-fleksibel pertama BYD, yang dirancang khusus untuk pasar Amerika Selatan, dan diproduksi sebagai edisi khusus COP30.

Kendaraan ini dilengkapi teknologi hibrida terbaru BYD, yang dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi bahan bakar dan performa untuk kondisi berkendara dan bahan bakar.

Chairman BYD Wang Chuanfu, mencatat dalam acara tersebut bahwa BYD telah beroperasi di Brasil selama lebih dari 11 tahun, dan saat ini melayani lebih dari 170.000 pelanggan lokal.

Perusahaan ini telah memimpin pasar kendaraan energi baru Brasil selama dua tahun berturut-turut, didukung oleh operasi regional yang mencakup manufaktur bus listrik, produksi kendaraan penumpang, dan proyek perakitan baterai.

Presiden Lula mengatakan dalam sambutannya bahwa, investasi BYD membawa momentum industri baru ke negara bagian Bahia dan berkontribusi pada revitalisasi industri otomotif Brasil.

Dirinya juga menambahkan, bahwa pendirian pabrik tersebut merupakan peluang bagi kawasan tersebut untuk memperkuat basis industrinya melalui teknologi bersih yang sedang berkembang.

Mobil Khusus BYD

Wang juga mengumumkan bahwa BYD akan memasok 30 kendaraan energi baru yang dikustomisasi untuk COP30, Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-30, yang akan diselenggarakan akhir tahun ini di Belém.

Setelah acara tersebut, kendaraan-kendaraan ini akan disumbangkan ke sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga publik setempat untuk penggunaan transportasi sehari-hari.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya