Fadli Zon Beberkan Potensi Besar Pasar Musik Digital bagi Musisi dan Ekonomi Nasional

Fadli Zon menggelar Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025 sebagai komitmen untuk memetakan arah jangka panjang ekosistem musik Indonesia.

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiterbitkan 09 Oktober 2025, 07:58 WIB
Fadli Zon Buka Konferensi Musik Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen untuk memetakan arah jangka panjang ekosistem musik tanah air sebagai wadah sinergi dan perumusan masa depan. Untuk itu, Kemenbud menggelar Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025 selama empat hari mulai tanggal 8 hingga 11 Oktober 2025.

"Musik Indonesia hari ini tidak bisa dipandang sebelah mata, Indonesia memiliki potensi besar," kata Fadli Zon dalam keterangannya dikutip Kamis (9/10/2025).

Fadli mengatakan, dalam masa pembangunan, musik hadir sebagai kekuatan pemersatu, pendidikan, bahkan penggerak ekonomi. Di masa sekarang, pendapatan dari pasar musik digital Indonesia tahun 2025 diproyeksikan mencapai 231,64 juta dolar AS dan akan tumbuh dengan laju rata-rata 3,57 persen per tahun hingga 2030 menebus 276 juta dolar AS.

Musik streaming, lanjut dia, juga menjadi salah satu pendorong ekonomi nasional dengan nilai 155 juta dolar AS pada tahun ini.

"Tahun 2025 ini, pendapatan dari pasar musik digital Indonesia diproyeksikan mencapai 231,64 juta USD, dan akan tumbuh dengan laju rata-rata 3,57% per tahun hingga 2030, menembus 276 juta USD," jelasnya.

Fadli Zon juga menyampaikan pertumbuhan industri musik yang dibangun oleh semangat para pelaku kreatif yang membangun ekosistem dari bawah.

"Musik Indonesia makin hidup di ruang digital, namun denyut nadi industrinya tetap berdetak di panggung-panggung nyata, di tangan para pekerja musik yang mencipta dan menampilkan karya dengan sepenuh hati," ujar dia.

Peran Konferensi Musik Indonesia

Oleh karena itu, Fadli mengatakan Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025 diarahkan untuk memastikan musik berperan sebagai infrastruktur kebudayaan yang kokoh sekaligus penggerak ekonomi berkelanjutan, momentum penting memperkuat kolaborasi, memperkuat diplomasi budaya, hingga kesejahteraan para musisi.

"Kita ingin memastikan bahwa musik mampu menjadi salah satu infrastruktur kebudayaan yang kokoh dan penggerak ekonomi berkelanjutan, terbangunnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga agar kebijakan musik berpihak pada pelaku, terciptanya diplomasi budaya Indonesia yang berhasil melalui musik baik dari jalur lokal ke panggung global sebagaimana yang Kementerian Kebudayaan kini upayakan melalui Manajemen Talenta Nasional Bidang Seni Budaya, serta tentunya kesejahteraan musisi dan pekerja musik menjadi prioritas nyata," ujarnya.

Komitmen Kementerian Kebudayaan dalam pemajuan kebudayaan melalui ekosistem musik yang berkelanjutan, sejalan dengan arah Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Melalui penguatan kebijakan dan kolaborasi lintas sektor, Kementerian Kebudayaan berupaya membangun ekosistem yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga berakar pada nilai-nilai budaya bangsa.

Upaya ini menjadi wujud nyata dari pembangunan kebudayaan yang menempatkan kreativitas sebagai motor penggerak sekaligus sarana memperkuat jati diri nasional di tengah dinamika global.

Seruan Giring ke Seluruh Musisi Indonesia

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, dalam sekapur sirih KMI 2025 menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas, musisi tradisi, pemangku kepentingan kementerian dan lembaga, dan para pendukung lainnya yang terus menyalakan api semangat dalam mewujudkan narasi Satu Nada Dasar menjadi aksi nyata.

"Kita akan bersama-sama menentukan arah ekosistem musik. Seperti halnya Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menteri Kebudayaan yang selalu mengatakan bahwa dalam membangun bangsa negara ini kita harus merangkul semua, siap berdialog dengan semua orang, dengan semangat kesatuan demi Indonesia, demi merah putih,” jelasnya.

Bagi Wamenbud, momentum KMI 2025 mengingatkan dirinya atas kiprah Glenn Fredly atau yang dia sebut dengan Bung Glenn, yang telah mempelopori upaya nongkrong bareng musisi ini.

"Di tahun 2018, Bung Glenn melakukan hal yang sangat bersejarah, membawa semua ekosistem musik ke Ambon, kita berdiskusi banyak, bermusik dengan cinta dan jiwa," ujar dia.

Senada dengan Giring, Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad ikut mendorong upaya meneruskan perjuangan Bung Glenn.

"Musik adalah suara hati rakyat, musik bisa kita ekspresikan, bisa kita perjuangan. Saat ini yang perlu kita lakukan adalah meneruskan perjuangan Bung Glenn," kata Raffi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya