Liputan6.com, Jakarta Masa depan Ruben Amorim sebagai manajer Manchester United mulai jadi bahan perbincangan serius. Bahkan, muncul nama Oliver Glasner sebagai salah satu kandidat potensial untuk kursi manajer jika Ruben Amorim dipecat.
Tekanan besar datang pada Ruben Amorim setelah rangkaian hasil buruk yang membuat Setan Merah tercecer di papan bawah klasemen Premier League. Kekalahan 1-3 dari Brentford akhir pekan lalu menambah daftar hasil mengecewakan, membuat posisi Amorim kian terancam.
Advertisement
Mereka juga sudah tersingkir dari Piala Carabao usai kalah adu penalti dari tim League Two, Grimsby Town. Harapan trofi kini praktis hanya bergantung pada Piala FA yang baru dimulai awal tahun depan.
Sejumlah nama pun muncul sebagai kandidat, termasuk Gareth Southgate, Andoni Iraola, dan Oliver Glasner. Dari ketiga nama tersebut, Glasner mendapat sorotan khusus karena punya keterkaitan dengan mantan manajer interim United, Ralf Rangnick.
Ralf Rangnick Sudah Lama Kagumi Glasner
Ralf Rangnick bukan sosok asing bagi Manchester United. Ia sempat menjadi pelatih interim pada musim 2021/2022 dan tahu betul tantangan yang dihadapi manajer Setan Merah.
Jauh sebelum itu, Rangnick sudah lebih dulu mengenal Oliver Glasner ketika masih berperan sebagai Direktur Sepak Bola di Red Bull Salzburg. Pada 2012, ia menunjuk Glasner sebagai asisten pelatih utama klub tersebut.
Rangnick selalu memuji Glasner dan menggambarkannya sebagai salah satu pelatih paling menarik di Eropa pada tahun 2023 dalam sebuah wawancara dengan LAOLA1.
Ucapan itu menegaskan keyakinan Rangnick terhadap kualitas Glasner. Dengan pengalaman langsung bekerja bersama, Rangnick diyakini melihat Glasner sebagai figur yang bisa sukses bila dipercaya menangani United.
Glasner Punya Rekam Jejak Mengesankan
Nama Oliver Glasner mungkin belum sebesar pelatih papan atas Eropa lain, tetapi prestasinya tidak bisa dipandang sebelah mata.
Glasner membawa LASK bersaing di Liga Austria, lalu melanjutkan kesuksesan bersama Eintracht Frankfurt dengan menjuarai Liga Europa musim 2021/2022. Prestasi itu membuat reputasinya melambung di pentas internasional.
Saat ini, Glasner melatih Crystal Palace dan sukses mencatatkan sejarah dengan membawa klub itu meraih Piala FA 2024/2025. Capaian tersebut membuktikan kemampuannya dalam mengelola tim dengan sumber daya terbatas.
Sumber: SportBible