Perkuat Konektivitas Transportasi di Jakarta, Stasiun Karet–BNI City Bakal Disatukan

Kesepakatan tersebut telah dibahas dalam pertemuan antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 29 September 2025, 13:52 WIB
Suasana di Stasiun BNI City yang kini telah dilengkapi papan penunjuk arah untuk layanan penumpang di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Senin (25/7/2022). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) berencana menjadikan Stasiun BNI City yang sebelumnya khusus melayani penumpang kereta Bandara Soekarno-Hatta untuk pemberhentian KRL seiring akan dinonaktifkannya Stasiun Karet. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menyatukan Stasiun Karet dan Stasiun BNI City di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Kesepakatan tersebut telah dibahas dalam pertemuan antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi di Wisma Mandiri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025).

Dudy mengatakan, pengintegrasian Stasiun Karet dan Stasiun BNI adalah bagian dari pengembangan transit oriented development (TOD) Dukuh Atas. Wilayah ini diharapkan menjadi titik pertemuan sejumlah moda transportasi umum di DKI Jakarta.

“Harapan kami TOD, kemudian juga Stasiun Karet dan Sudirman bisa segera direalisasikan,” kata Dudy.

Perkuat Konektivitas Transportasi Publik di Jakarta

Penumpang menaiki kereta rel listrik (KRL) di Stasiun BNI City, Jakarta, Minggu (31/7/2022). Stasiun BNI City diharapkan menjadi alternatif pengguna KRL sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang di Stasiun Sudirman dan Stasiun Karet saat jam sibuk. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Senada, Pramono juga menilai penyatuan Stasiun Karet dan BNI City ke depan bakal memperkuat konektivitas transportasi publik di Jakarta.

“Penggabungan (stasiun) Karet dengan BNI. Dan kalau itu terhubung, maka betul-betul konektivitas transportasi di Jakarta akan semakin baik,” kata Pramono.

Update Pembangunan MRT Rute HI-Kota dan LRT Jakarta

Rangkaian kereta MRT melintas menuju stasiun di Jakarta, Kamis (20/10/2022). Setelah penaikan pada 3 September 2022, rata-rata pengguna MRT per hari mengalami kenaikan rata-rata sebesar 3,8 persen dari 61.014 orang per hari menjadi 63.339 orang per hari. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Tak hanya membahas integrasi dua stasiun itu, pertemuan antara Pramono dan Dudy juga menyinggung mengenai perkembangan proyek transportasi massal lainnya. Pramono bilang, pembangunan MRT rute Bundaran HI–Kota dan LRT rute Kelapa Gading–Manggarai juga berjalan lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

Oleh sebab itu, dia berharap koordinasi erat antara Pemprov DKI Jakarta dan Kemenhub RI dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan kendala pembangunan infrastruktur transportasi publik di Jakarta.

“Mudah-mudahan dengan diskusi kami pada hari ini, apa yang menjadi hambatan transportasi di Jakarta dengan persetujuan yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan bisa segera teratasi,” ujar dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya